Perjalanan Tak Berujung: TERAPUNG di Lok Baintan

TERAPUNG di Lok Baintan

Pasar Terapung Banjarmasin
Pasar Terapung Lok Baintan 
Pasar Terapung Lok Baintan - Kalo ada pertanyaan "Apa yang terkenal dari Banjarmasin Kalimantan Selatan ???" Jawaban yang pantas & termasyur pastilah "Pasar Terapung". Jadi tak berseronok rasanya kalo sudah menginjakkan kaki di Banjarmasin tp tak menenggok warisan budaya berupa "Pasar Terapung". Kau sangat durhaka dan terkutuak kalo tak kesampaian mengunjunginya #Lebay #ala2, mari bangun pagi dan mari berangkat menyusuri sungai di belahan kota Banjarmasin untuk sampai ke Pasar Terapung.
Pasar Terapung Lok Baintan
Suasana Pagi Di Pasar Terapung Lok Baintan
Pasar Terapung
Penjual Kuae Khas Banjar

Pasar Terapung Kalimantan
Mas Cumilebay - Numpang Eksis Narsis 
Dulu nya pasar terapung di Kalimantan Selatan ini menyebar banyak dan ada hampir di setiap sungai yg dijadiakan tempat tinggal warga asli banjar. Tp sekarang yg tersisa hanya 2 yaitu Pasar Terapung Kuin yang berada di Hulu Sungai Barito Banjarmasin (Tempat Syuting Iklan “RCTI OK” Yang Fenomenal Itu) dan Pasar Terapung Lok Baintan berada di anak sungai martapura, tetapi masuk dalam kabupaten Banjar bukan Banjarmasin #Catet.
Setelah Jam 8 Pagi, Para Pedagang Akan Berpindah Mengikuti Arus Aliran Sungai
Sekitar 100 Meter Tepat Dibawah Jembatan Gantung
Kali ini memang sengaja mengarah ke Lok Baintan yang jarak nya lumayan agak sedikit jauh dari pusat kota Banjarmasin, dikarenakan Pasar Terapung Kuin sudah mulai memudar auranya dan pedagang yg jualan juga sudah sedikit jadi maleslah untuk dikunjungi #SedihBanget. Pasar Terapung Lok Baintan terletak di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar sekitar 30 menit dari pusat Kota Banjarmasin mengunakan jalur darat atau 45 menit mengunakan jalur sungai. Banjarmasin mmg terkenal dengan sebutan "Kota Seribu Sungai" jadi pantas saja kalo banyak aliran sungai yg membela kota ini.
Pasar Terapung Banjarmasin
Wajah Ibu - Ibu Pedagang Di Pasar Terapung Yang Ramah Dan Murah Senyum
Jam 6 pagi kami sudah sampai Pasar Terapung Lok Baintan dan di sambut wajah2 ceria ibu - ibu penjual diatas perahu kayu dengan dayung kecil, diwajahnya tergores bedak dingin + topi capil menutupi kepalanya sebagai penghalau panas kalo matahari sudah mulai menyingsing. Mereka ramah dan menyapa setiap wajah2 yang tersenyum sambil sesekali menawarkan barang dagangan nya kepada kami #SumpahBaikRamah
Mereka tuch welcome banget terhadap wisatawan yg ribet minta moto, bertanya ini itu dan menyuruh mereka bergaya diatas perahu hehehe #MaafkanKamiIbu, mereka tidak merasa terganggu dengan kedatangan wisatawan yg super duper ribetnya #KaloGwMahKalem. Tapi kita sebagai wisatawan mesti diri yeeee, jangan hanya bikin ribet tapi juga wajib membeli dagangan nya #DukungIbu2PenjualTetapLestari. 
Pasar Terapung Lok Baintan
Pedagang Menawarkan Hasil Panen Ladangnya Di Pasar Terapung Lok Baintan
Pasar Terapung Kalimantan
Matahari Mulai Menyingsing Dan Itu Bertanda Pasar Terapung Ini Akan Berakhir
Oh yaaa harap di CATAT yaaaaaa kalo pasar terapung Lok Baintan ini hanya ada di pagi hari saja, mulai selepas subuh sampai jam 9 pagi #JanganHarapSampaiDhuhur. Dan please usahakan jam 6 pagi sudah sampai sana, karna sekitar jam 8.30 pagi mereka sudah mulai meninggalkan lokasi berjualan dan pulang ke rumah masing2, untuk Puncak Keramaian nya terjadi pukul 7 – 8 pagi. Para pedagang di Lok Baintan berasal dari beberapa kampung yang tersebar tak jauh dari anak sungai martapura seperti kampung dari Sungai Paku Alam, Sungai Lenge, Sungai Saka Bunut, Sungai Madang dll. 
Pasar Terapung
Mengunakan Daihatsu Xenia Menuju Lok Baintan -  Sekitar 30 Menit Dari Kota Banjarmasin
Untuk sampai di Pasar Terapung Lok Baintan, ada 2 cara yg bisa di tempuh #PakeCinta&Sayang. Kebetulan gw memilih jalur darat mengunakan Mobil Daihatsu Xenia, kami berangkat dari Kota Banjarmasin jam 5 pagi selepas subuh. Rute nya melewati Jl. A. Yani mengarah ke Bandara Syamsudin Noor tetapi nanti sampai di Km 17 (Tugu Gambut) belok kiri ikutin jalan saja menuju Sungai Tabuk (±13 Km) saat ketemu jembatan besar maka ambil ke kanan dan ikutin jalan kecil itu sampai ketemu Mesjid Nurul Hidayah (Mobil Bisa Langsung Parkir Didepan Dermaga Pasar Terapung Lok Baintan)
Kalo mau lewat jalur sungai mengunakan klotok, sewa klotok (Perahu Kecil Bermotor) dari dermaga bawah jembatan Jl. Banua Anyar dekat Soto Bang Amat yang sangat terkenal itu #WajibDiCobaSotoBangAmat, sewa klotok sekitar Rp. 300.000,- dengan menyusuri sungai selama 45 menit dan dapat pemandangan kece melihat kehidupan warga banjar yg mulai beraktifitas pagi di sepanjang sungai #BanyakYangLagiMandi.
Masyarakat Banjar
Aktifitas Pagi Masyarakat Banjar - Semua nya Bermula Dari Sungai 
Pasar Terapung Lok Baintan menjual jenis dagangan semacam sayur, buah, kue2 khas daerah setempat, sempet kemarin melihat ada yang jualan baju juga lho #SemuaAdaDiLokBaintan. Tapi kebanyakan sech menjual hasil panen warga sekitar dan kebetulan lagi musim panen jeruk banjar jadi banyak banget yang jual jeruk banjar yang terkenal manis itu, satu keranjang jeruk banjar hanya di hargai Rp, 75.000,- #LumayanMurahBanget. Eh ada juga yg jualan nasi rawon + soto banjar diatas perahu, jadi kita bisa pesen trus makan sambil goyang2 di atas kelotok #DigoyangMang. Untuk transaksi nya mengunakan uang tunai, tapi banyak juga antar pedagang yg melakukan hanya barter barang dagangan mereka #InilahIndonesiaBerbudaya
Pasar Terapung Lok Baintan
Pedagang & Pembeli Melakukan Transaksi Diatas Sungai
Pasar Terapung
Lagi Musim Jeruk  di Pasar Terapung Lok Baintan




255 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]