Perjalanan Tak Berujung: {7Wonders} Ketangguhan TERIOS untuk Berbagi

{7Wonders} Ketangguhan TERIOS untuk Berbagi

Ketangguhan Terios di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Terios 7 Wonder – Tahun 2013 lalu, Daihatsu Terios punya hajatan besar yaitu “Jelajah 7 Keajaiban Nusantara” yang menempuh jarak 2566 km selama 14 hari #dahsyat. Perjalanan mulai dari Sawarna Banten dan berakhir di Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur di ikuti oleh beberapa media nasional dan 7 blogger, bukan hanya menjajal ketangguhan Daihatsu Terios tetapi juga ada misi berbagi menolong sesama selama perjalanan.

Terios sebagai “Sahabat Petualang” menjelajah 7 keajaiban ini bukan tanpa alasan. Karena Terios juga punya 7 kekuatan dahysat yaitu mesin eliable Engine 1.5 DOHC VVT-i, Electric Power Steering yang memudahkan dalam pengendalian kendaraan, desain yang gagah & elegan, SUV yang memuat 7 penumpang, sistem audio yg terintegrasi pada kemudi, suspensi yang mumpuni (optimal comfort, comfort suspensi) serta high ground clearance.
Terios Menatap Senja di Sawarna
Tanjung Layar Sawarna
Perjalanan diawali menuju sawarna melalui pelabuhan ratu  dengan jalanan berkelok dan tanjakan tajam + turunan curam. Sawarna sangat terkenal sampai mancanegara karena ombak nya yang dahsyat gila, banyak banget peselancar dunia yg menikmati ayunan deburan ombak di pantai ini. Selain itu di sawarna juga ada 2 batu karang besar yang menjulang dan menjadi icon yg sangat melekat, batu karang tersebut mendapat julukan “Tanjung Layar”.
Jalanan Terjal Berbatu di Merapi
Melakukan Penanaman 10.000 Pohon di Merapi
Perjalanan lanjut menuju Jogjakarta untuk Offroad ke kaki Gunung Merapi, tanjakan terjal dengan permukaan berpasir dengan semangat dilibas karena Terios ini merupakan kendaraan SUV yg tangguh dan handal. Team "Jelajah 7 Keajaiban Nusantara" melakukan penanaman 10.000 pohon untuk menghijaukan kembali desa Kinarejo Cangkringan yang terkena dampak letusan dahsyat pada November 2010 lalu.
Nenda di Ranu Pane Bromo Tengger
Berbagi Alat Kebersihan Untuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Perjalanan hari ke 5 sudah mencapai 1000km dan memasuki kawasan Bromo Tengger. Jalanan yang extrem dengan tanjakan terjal berkelok kelok yang merupakan khas daerah pegunungan ditambah lagi permukaan jalan rusak dan berbatu dengan selamat dilalui oleh Daihatsu Terios.
Rombongan malam ini menginap didalam tenda menghadap danau cantik Ranu Pani. Oh yaaa di Desa Ranu Pani kembali Team "Jelajah 7 Keajaiban Nusantara" memberikan sumbangan berupa alat kebersihan yaitu sejumlah sapu lidi serta tempat sampah, agar diharapkan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru senantiasa terjaga kebersihannya.
Menuju Taman Nasional Baluran
Padang Sabana Baluran
Taman Nasional Baluran di Banyuputih Situbondo menjadi tujuan berikutnya, tempat ini mendapat julukan “Africa From Java”. Terdapat kawasan hutan kering sepanjang tahun dan padang savana yang sangat indah layak nya di pedalaman africa. Rombongan melakukan Safari Night berjalan kaki dikawasan sabana dan sempat menyaksikan beberapa ekor rusa berkeliaran dialam bebas dengan lincahnya dan segesit Daihatsu Terios.
"Jelajah 7 Keajaiban Nusantar" Menuju Lombok NTB
Perempuan Desa Sade, Wajib Bisa Menenun
Rombongan melanjutkan perjalanan melewati pulau dewata bali dan trus mengarah ke pulau lombok, setelah semalaman menginap di kota mataram. Team "Jelajah 7 Keajaiban Nusantara" akhirnya sampai di tujuan ke 5 yaitu Dusun Sade di Desa Rambitan, Pujut, Lombok Tengah. Karena kuatnya adat suku Sasak yang dipertahankan oleh penghuninya maka dinas pariwisata menjadikan tempat ini sebagai desa wisata.
Ada yg unik dari Sade antara lain yg boleh mengambi padi di lumbung hanya para perempuan, trus mengepel lantai mengunakan kotoran kerbau, hal ini dilakukan agar lantai yang terbuat dari tanah liat menjadi mengkilat #OmagaBaruTau hehehe. Trus ada juga keharusan kalo wanita wajib bisa menenun, kalo sampai tidak bisa makan wanita tsb tidak boleh menikah.
Memberi Sumbangan Buku Untuk Perpustakan SMU Al Masyhudien
Dilombok sempet singgah di SMU Al Masyhudien, dan team “Jelajah 7 Keajaiban Nusantara” memberikan sumbangan berupa buku2 pelajaran untuk perpustakaan sekolahan tersebut. Setelah itu rombongan “Sahabat Petualang Terios” melanjutkan mengexplore lombok melewati hutan gersang dengan jalan rusak & berbatu menuju Pantai Pink dan Tanjung Ringgit, disini ketangguhan Daihatsu Terios di uji.   
Menikung Jalan Berpasir
Memerah Susu Kuda Liar di Dompu
 Hari ke 11 memasuki Dompu, jalanan sempit dan berliku dengan sukses dengan mudah dilewati Daihatsu Terios. Tujuan utama ke Desa Palama Kecamatan Donggo Bima menuju peternakan susu kuda liar yang dikelola oleh warga setempat, disana bisa melihat langsung proses memerah susu kuda, trus menyaring dan dimasukan dalam kemasan untuk dijual. Rasa susu kuda liar seperti santan tapi agak encer dan tidak bau anyir seperti susu sapi asli.
Sampai di Labuan Bajo
Menyumbang 7 Ekor Kambing di Labuan Bajo
Tak terasa sudah detik2 terakhir memasuki hari ke 12 bertepatan dengan lebaran idul adha, rombongan "Jelajah 7 Keajaiban Nusantara" memberikan sumbangan 7 ekor kambing kurban di mesjid setempat. Sampai sudah di Labuan Bajo untuk menyebrang menuju Taman Nasional Pulau Komodo dan mengexplore kedahsayatan komodo2 yg dilindungi keberadaannya.
Akhirnya Berakhir di Taman Nasional Pulau Komodo
Team “Jelajah 7 Keajaiban Nusantara” tidak hanya menikmati setiap detail keindahan karunia Tuhan, tapi juga berbagi sebagai rasa ikut kepedulian terhadap sesama.

Artikel Postingan ini diikut sertakan dalam lomba blog "Terios 7 Wonders Amazing Celebes Haritage" kerja sama Vivalog dan daihatsu Indonesia.
Follow +VIVAlog & +DaihatsuIndonesia trus Like FB Daihatsu Indonesia
Note : Foto milik Daihatsu Indonesia,  Harris Maulana & Wira Nurmansyah




127 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]