Perjalanan Tak Berujung: Kapal Phinisi dari BULUKUMBA

Kapal Phinisi dari BULUKUMBA

Galangan Kapal Phinisi di Bonto Bahari
Kapal Phinisi Bulukumba – Apa yang yg ada di pikiran kita kalo mendengar kata Sulawesi Selatan ??? Pasti jawaban nya Pantai Losari, Mie Titi, Toraja, Pulau Samalona, Coto Makassar atau Konro Karebosi. Padahal 160km di ujung selatan makassar, ada sebuah kabupaten yaitu BULUKUMBA yang terkenal dengan pusat pembuatan Kapal Phinisi yang sudah di wariskan sejak abad 14 an.
Terdapat Replika Kapal Phinisi Ditengah Kota Bulukumba
Terlihat Menawan Dari Atas
Sepulang dari Takabonerate, kami sempatkan mampir ke Tana Lemo di Kecamatan Bonto Bahari Kab BuluKumba, oh yaa hampir di setiap pesisir pantai Kab. Bulukumba pasti terdapat galangan kapal untuk pembuatan kapal phinisi ini dan yang terkenal mungkin Tana Lemo dan Tana Beru. Disana kami menyaksikan pembuatan kapal phinisi yang pengerjaan nya bisa memakan waktu 3 bulan – 1 tahun  dengan harga yang di patok mencapai antara 1 - 7 milliar dengan keuntungan bisa 10-20% tergantung dari ukuran besar kecil nya.
Beberapa Kapal Lagi Proses Pengerjaan
Para Pekerja Memotong Kayu 
Bahan baku kapal phinisi ini berasal dari kayu bitti dan kayu ulin/kayu besi, pasokan kayu biiti dari hutan sekitar bulukumba sudah menipis jadi perlu di datangkan dari luar bulukumba. Banyak pengusaha kapal phinisi ini mengambil kayu dari Bone, Sinjay sedangkan untuk kayu besi didatangkan dari Buton Kendari. Oh yaaa Kapal Phinisi dari Bulukumba ini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi sudah merambah eropa, amerika bahkan afrika. Kapal Phinisi dari Bulukumba ini terbukti kekuatan nya, pada tahun 1986 perna berlayar dari Indonesia ke Vancouver Kanada.
Kayu Bitti Sebagai Bahan Baku Utama
Kayu Ulin/Kayu Besi Didatangkan Dari Buton Kendari
Oh yaa pembuatan kapal phinisi ini selalu diawalin dengan ritual khusus yang di pimpin oleh pemuka agama jadi kesan magis nya masih terlestarikan sampai sekarang. Upacara memilih kayu yg akan di gunakan juga menghitung hari baik yang biasa nya jatuh pada hari ke 5 dan hari ke 7 bulan berjalan, angka 5 arti nya rejeki sudah di tangan sedangkan angka 7 berarti selalu mendapat rejeki.
Dan saat peluncuran kapal dimana phinisi siap di arungkan kelaut juga mengadakan ritual pemotongan kambing untuk kapal 100 ton ke bawah, sedangkan sapi untuk 100 ton ke atas. Kaki sapi atau lutut sapi nanti nya di gantung di anjungan dan buritan phinisi.
Kapal Bobot Diatas 100 ton

Lokasi di Tana Lemo Bonto Bahari
Kapal Phinisi yang bertebaran di Raja Ampat, Bali, Pulau Komodo dll untuk membawa wisatawan berlibur merupakan karya pengrajin dari bulukumba. Dan Lagu “Nenek Moyangku Seorang Pelaut” bisa jadi terinspirasi dari suku bugis di Sulawesi Selatan ini yang mmg gemar mengarungi lautan membelah dunia dengan kapal phinisi nya.
Kapal Phinisi Yang Kami Jumpai di Pulau Samalona
Layar Terkembang (www.wisatasulawesi.wordpress.com)
Baca detail sejarah Kapal Phinisi di : http://id.wikipedia.org/wiki/Pinisi




121 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]