Perjalanan Tak Berujung: Berkilau bareng LUMBA-LUMBA di Kiluan

Berkilau bareng LUMBA-LUMBA di Kiluan

Auw Auw ituuuuu Lumba - Lumba
Kiluan Lampung – Memutuskan kembali ke kiluan untuk ke 4x nya setelah denger cerita kalo ada Laguna Dodo & Batu Layar Pegadungan di seputaran kiluan. Dan 3x kedatangan saya sebelum nya di awal 2008, Mei 2009 + Juli 2010 ngak sampai merapat ke 2 tempat itu, karena kurang info alias bodoh sekali diriku tak melihat keindahan alam sekitar nya. Jadi berangkat lagi ber 12 manusia bareng gerombolan Cumi Dugong Kelayapan untuk menyaksikan atraksi alam KEMILAU KILUAN.
                                            Video Lumba-Lumba Kiluan (diklik play nya yaa)
Yap ... Teluk kiluan Lampung terkenal akan migrasi lumba-lumba jenis mulut botol, hampir tiap hari pasti kita bisa saksikan nich lumba2 berseliweran diseputar teluk kiluan dan jumlah nya puluhan bahkan sampai ratusan secara bergerombol. Kondisi ini mirip sama dengan di Lovina Bali. Teluk kiluan terletak di Desa Kiluan Negeri, Kec Kelumbayan, Kab Tanggamus Lampung Selatan. Jarak nya sekitar 67 km dari kota Bandar Lampung, tapi 35 km terakhir perjalanan di suguhin jalanan ancur total, berbatu, longsor, bergelombang, berkubang dll sehingga perlu hati2 dan extra sabar kalo nyetir kendaraan.
Gerbang Teluk Kiluan
Siap Merapat Menuju Penginapan Ditepi Pantai
Penginapan Semi Cottage Ditemani Pasir Halus & Bersih
Rute menuju kiluan cukup mudah, yaitu dari Jakarta – Merak – Bakauheni – Teluk Betung (Bandar Lampung) – Pasawaran – Kiluan. Jarak tempuh sekitar 10 - 12 jam an kalo dari jakarta. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, kita bisa singgah di beberapa spot wisata andalan lampung yaitu Pantai Mutun, Pantai Klara trus balik nya jangan lupa mampir beli oleh2 di Pusat Oleh2 Yen-Yen.
Berjukung, Meriah nya Kilau Kiluan
Ini Lumba-Lumba nya
Eh kiluan ini dulu nya merupakan daerah transmigrasi, jadi disini banyak banget orang bali dan jawa yg bertransmigrasi dan menetap. Sebagian juga beragama hindu bali, kita bisa lihat rumah2 mereka terdapat pura kecil di depan nya. Beberapa tahun yang lalu masih belum ada listrik jadi masyarakat setempat mengunakan genset untuk penerangan tapi kmrn kami liat sudah ada listrik menyala.
Menunggu Jatah Makan di Pantai (Depan Penginapan)
Santai & Tertidur di Depan Penginapan
Ini Penginapan Kita, Lengkap Dengan Lapangan Volly Pantai
Atraksi lumba-lumba di tengah lautan kiluan hanya bisa di saksikan di pagi hari sekitar pukul 06.00 – 09.00 jadi hari pertama kami datang karena sudah siang dan mengejar ke laguna dodo, akhir nya hanya santai di penginapan dan menikmati sore di pulau kelapa. Penginapan kami model nya semi resort yang terdiri hanya beberapa rumah dan sangat sepi jadi nyaman banget buat santai2, lokasi nya sendiri di sebrang pulau kelapa.
Ada Lagoon di Pulau Kelapa
Dari Atas Tebing Lagoon Pulau Kelapa
Btw Pulau kelapa ini hanya 1 km atau 5 menit ber jukung dari desa kiluan, sebuah pulau kecil berpasir putih halus mulus dan air laut yg bening hijau tosca. Bikin kita betah berlama2 disana menikmati senja, dan disini juga terdapat beberapa penginapan yang di kelola oleh pak dirham dan juga terdapat sebuah lagoon. Kalo mau nginep disini harus booking jauh2 hari karena kebanyakan selalu penuh.
Merapat di Pulau Kelapa
Sumpah .... Pasir nya Halus, Bersih
Hari ke 2 kami di kiluan di mulai bangun subuh dan siap2 atur posisi di atas jukung (1 jukung diisi ber 3 - 4 manusia). Petualangan di mulai meninggalkan teluk kiluan menuju lautan lepas untuk menyaksikan sang lumba2 berkeliaran dan berkilau. Kebetulan kami sewa 3 perahu, semua nya di atur untuk gantian memfoto bersama lumba2 yg lewat. 
Tapi skenario akhir nya berantakan karena semua sibuk teriak2 dan tepuk tangan saat lumba2 jumpalitan di depan perahu jukung kami. Tapi untuk di ½ jam terakhir kami sadar blm ambil foto, akhir nya muter2 lagi cari lumba2 nya dan nemu banyak banget yg berhasil kami jepret.
Ada Plangi
Senang nya Liat Lumba-Lumba
WOW ..... Begerombol Lumba-Lumba nya
Puas foto2 lumba2 dan sudah gosong kulit terbakar matahari pagi, kami putuskan balik penginapan dan berkemas untuk balik ke jakarta. Makasih buat semua temen2 cumi dugong kelayapan dan pak manaf yang 3x kedatangan kami, selalu menyambut kami dengan suka cita haha, trus kedatangan yg ke 4x mas firman lah yang  memfasilitasi kami selama disana, maaf kalo ada saleh-saleh kate yeeee, makasih makasih dan makasihhhhhhh J.
Merona Jingga Berkilau di Kiluan
Lumba - Lumba Terakhir Kami




129 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]