Perjalanan Tak Berujung: Alam Tak Berpihak kami ke PINATUBO Mountain

Alam Tak Berpihak kami ke PINATUBO Mountain

Indahnya Karunia Allah 
Pinatubo Mountain Filipina – Saat memutuskan ke Manila Filipina, ada 2 pilihan yang wajib gw kunjungin yaitu Taal Lake di Tagaytay City atau ke Pinatubo Mountain di Tarlag City. Serba dilema tp hidup harus memilih dan pilihan ku ke Pinatubo Mountain karena memiliki danau kawah dan merupakan 5 danau kawah yg wajib di kunjungin di dunia. Mungkin sekilas mirip dengan Kawah Ijen di Jawa Timur, sedangkan Taal Lake kayak nya mirip Kintamani di Bali.
Allahu Akbar Pesona nya
Gunung Pinatubo meledak dahsyat pada 15 Juni 1991 dan menewaskan ±850 jiwa,  dan membentuk sebuah kaldera yang terisi oleh air hujan dan meningkat ke asaman nya sehingga terbentuk lah danau asam pinatubo seperti sekarang. Gunung ini masih aktif dan sering meletup kecil dan itu yang terjadi saat kami datang ke sana, ternyata sudah seminggu kawasan ini di tutup karena longsor dan letupan2 yang terjadi.
Sampai di Desa Terakhir
Jangan Lupa Baca Sejarah nya



















Untuk sampai ke Gunung Pinatubo ini lumayan gampang kok kalo dari kota manila, perjalanan kami dimulai dari Pan Pasific Hotel sebagai berikut :
  1. Taxi 140 peso (Rp. 35.000) bisa share ber 4 orang, dari hotel di Kawasan Malate ke terminal Bus Victory Liner di daerah Pasay.
  2. Bus Victory Liner 180 peso/orang (Rp. 46.250) ambil jurusan Dagupan/Pangasinan nanti turun di McDonals Capas City Tarlag.
  3. Naik Becak Motor 60 peso (Rp. 15.000) bisa share ber 4 orang, dari McD Capas menuju pasar tempat terminal Jeepney.
  4. Jeepney Capas – Patling 28 peso/orang (Rp. 7.000), turun di pemberhentian terakhir di Desa Patling.
  5. Becak Motor 60 peso (Rp. 15.000) bisa share ber 4 orang, menuju last point di Pinatubou Tourism.
  6. Sewa Jeep sekitar 1.600 peso (Rp, 400.000) bisa share ber 4-5 orang. Dan kita akan di antar sampai di parkiran Kawah Pinatubo trus di lanjut jalan kaki 5 menit maka akan sampai ke Kawah nya.
Bus Victory Liner
Terminal Jeepney Capas
Desa Patling 











Tapi alangkah kecewa nya saat kami sampai di Pinatubo Tourism Center, dapat kabar kalo kawasan ini tertutup sudah 1 minggu di karenakan ada nya aktifitas kawah yang berbahaya dan banyak jalanan longsor J. Kalo boleh berkata jujur, yaaa kami kecewa banget perjuangan dari manila mulai jam 5 subuh, akhir nya terdampar tak ada hasil J. Tapi semua nya kita syukuri saja, pasti ada hikmah di balik semua itu.
Mesti Naik Jeep 
Pemandangan Menuju Pinatubo
Yaaa meskipun kami gagal ke pinatubo mountain, tapi kami belajar banyak dari perjalanan gagal nya kami ke pinatubo ini. Mulai dari harus lebih detail mencari info tempat yg akan kita kunjungin agar tidak kecewa lagi, trus ada kenikmatan saat kami bercengkrama dengan penduduk lokal  kala naik jeepney dengan saling bercerita ttg kehidupan  masing2, dan pengalaman melihat kehidupan asli desa2 di Filipina yang ternyata tak begitu jauh dengan Indonesia dll. Yaaa selalu ada berkah dalam setiap perjalanan, mungkin lain kali kami bisa datang lagi.

Oh yaa di danau kawah ini, kita bisa melakukan aktifitas bercano menuju tengah danau atau hanya sekedar santai menikmati pemandangan yang indah dan dingin J. Di deket kawasan gunung pinatubo juga terdapat pemandian air panas, jadi bisa sekalian mampir kalo ke sana.
Ijinkan Aku Datang Lagi ......




34 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]