Perjalanan Tak Berujung: Ternyata Tak Hanya TARSIUS di TANGKOKO

Ternyata Tak Hanya TARSIUS di TANGKOKO

Tarsius ... Monyet Terkecil Didunia
Cagar Alam Gunung Tangkoko – Saat Gw & Swa nganterin rombongan bootcamp untuk balik ke Jakarta, di Bandara Sam Ratulangi sempet ngobrol ama Barry Kusuma dan dia bilang "Cum, lw wajib ke tangkoko melihat tarsius yang imut, lucu, unyu dan merupakan monyet terkecil di dunia". Dalam agenda gw + swa extend ini sebenar nya ngak ada rencana kesana, tapi akhir nya kami sempetin juga sampai di Cagar Alam Tangkoko setelah berkunjung ke Waruga Airmadidi dan Danau Tondano.
Gerbang Tangkoko
Jalan Kaki Masuk Hutan 2 - 3 km
Cagar Alam Tangkoko seluas 615 hektar dan hanya ±60 km dari kota Manado. Lokasi persis nya di Kelurahan Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kabupaten Bitung Sulawesi Utara. Untuk sampai ke sini cukup arah kan kendaraan ke Kota Bitung lanjut ke Batu Putih ± 20km dari bitung. Kalo mau naik umum bisa mengunakan bus dari manado ke terminal girian bitung lanjut omprengan ke batu putih. Jalanan yg cukup mulus, beraspal dan sepi sekali L, jgn perna bertanya di mana tangkoko ??? karena semua orang tau nya tangkoko itu terminal didaerah bitung. Kalo mau tanya Cagar Alam Tangkoko cukup bilang Batu Putih tempat TARSIUS yang banyak BULE nya.
Yaki .... Monyet Hitam Sulawesi
Kutemukan Babi 
Disini menyimpan banyak kekayaan flora dan fauna tapi yang paling NGETOP yaaa sebagai tempat perlindungan bagi hewan yang di lindungi serta hampir punah yaitu TARSIUS (Tarsius Spectrum) sekarang hanya terdapat di Indonesia + Filipina, dan Yaki atau Macaca Tongkeana (Monyet Hitam Sulawesi). Tarsius merupakan moyet terkecil di dunia dan kepala nya bisa muter sampai 180º, Ukuran nya kecil banget hanya sekitar 10cm dan selalu berada di pohon beringin. Tarsius ini merupakan binatang malam, jadi kalo siang akan tidur dan malam berkeliaran mencari makan berupa serangga. Dalam 1 group tarsius hanya terdiri 4-6 ekor, selebih nya akan memisah dan membuat group baru.
Pohon Beringin ini Terdapat Tarsius 
Kuping nya Mirip Kelelawar

Saat kami datang sebenar nya tujuan nya hanya tarsius yg menjadi incaran, tapi oleh guide kami di tunjukan babi hutan dan yaki. Untuk mencari yaki, kami mesti jalan kaki menanjak bukit sekitar 2-3km di tengah hutan yang sepi J dan menanti cukup lama di semak2 pohon. Akhir nya kami melihat rombongan yaki lagi santai, bahkan ada yang lagi kawin hehehe. Menurut Pak Zakaria (Guide) kalo monyet kawin 9x, baru orgasme J, duch senang nya liat yang lagi ML hahaha. Disana kami juga melihat banyak burung berkicau, menurut cerita sech ada Rangkong juga tapi kami tunggu tak kunjung datang tuch rangkong.
Monyet Itu Kawin 
Lucu & Unyu












Untuk masuk kawasan cagar alam tangkoko ini cukup murah, kalo ngak salah inget cuman Rp. 3.500,-/wisatawan dan disediakan Guide sebagai penunjuk jalan menuju tarsius, biaya guidenya Rp. 70.000,-/wisatawan. Selain masuk hutan, di tangkoko juga ada pantai berpasir hitam yang sangat cantik. Oh yaaa Pangeran Albert dari Inggris juga perna datang kesini lho dan sempet menanam pohon beringin.

Sunyi & Sepi 
Wow ... Pantat Kamu Sexy











Eh kalo mau berkunjung ke tangkoko, sebaik nya pagi hari sebelum jam 8 pagi. Saat tarsius kembali ke sarang nya maka tarsius akan mengeluarkan suara yang sangat nyaring dan indah. Atau sore sekitar jam 4 wita saat tarsius bersiap2 untuk berkelana mencari makanan. 

Setelah puas berkelana masuk hutan menikmati Tarsius dan Yaki, kami putuskan balik ke manado karena waktu sudah menunjukan pukul 18.00 wita, matahari sudah tengelam dan tersisa hanya kami ber 3 (Cumi, Swa, Pak Zakaria) didalam hutan ini, padahal dari tadi juga ber 3 dan tak ada wisataawan yang lain selain Cumi + Swa hahaha. Kami sempet mendapat pesan dari guide kami "Kalo nyetir mobil ati2 jangan sampai nabrak anjing karena anjing harga nya mahal disini hehehehe". Eh sekedar info kalo dari bitung ini, kita bisa menyebrang ke Nusa Lembeh.
Pantai Berpasir Hitam 
Beringin Pangeran Albert







43 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]