Perjalanan Tak Berujung: NEWMONT tetap Menghijaukan Alam MINAHASA

NEWMONT tetap Menghijaukan Alam MINAHASA

Messel, Bekas Tambang Berubah Jadi Danau Cantik - Februari 2013
Newmont Minahasa Raya -  Yang terlintas dalam benak tentang efek penambangan adalah pengerusakan alam yang tidak akan perna ada habis nya. Kekayaan alam di keruk semua terus ditinggalkan begitu saja, dan ini banyak terjadi di Indonesia. Seperti kalo kita terbang ke Belitung, Batam, Kalimantan maka dari atas pesawat kita bisa lihat alam kita hancur berlubang2 akibat perambahan hutan, penambangan dll. Mereka tanpa memperdulikan reklamasi untuk kelangsungan alam selanjut nya yang merupakan warisan buat anak cucu kita.
Lokasi Tambang - April 2003
All Team + PTNNT + PTNMR + Detik News + Media Indonesia
Kami rombongan Sustainable Mining Bootcamp akhir nya terbang ke Sulawesi Utara untuk melihat langsung lokasi bekas tambang PT. Newmont Minahasa Raya (PTNMR). Mau membuktikan bagaimana alam disana ???????? Yang kita tau bahwa PTNMR melaksanakan operasi tambang emas mulai 1996 – 2004 dengan Kawasan Pinjam Pakai Kawasan Hutan seluas 443,40 ha. Dan PTNMR mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pemantauan penghijauan sampai 2016.
Mesti Naik HardTop
Kami datang selama 2 hari disana untuk melihat kehidupan langsung masyarakat sekitar tambang dan melihat kondisi bekas tambang. Saat sampai di penginapan yang lokasi nya di depan Teluk Buyat, gw langsung nanya “Tambang + Pabrik nya ada dimana ???” dan jawaban nya cuman simple “Diatas”. Akhir nya pun kami menuju lokasi penambangan mengunakan Mobil Hardtop melalui jalan yang hampir rusak parah dan dikanan kiri nya hutan rimbun.
Lokasi Pabrik - 2002
Jalanan Berliku Dan Sudah Menjadi Hutan Kembali
Selama perjalanan sempet di jelaskan oleh Ibu Pretty Mamonto selaku Asisten Manager for Public Relations kalo jalan yang kami lalui ini dulu nya mulus beraspal dan merupakan jalur tunggal milik PTNMR untuk menuju pabrik, townsite, pit, mess dll. Yang sekarang sudah berubah menjadi hutan, tak kami lihat kalo ini dulu bekas daerah tambang yang sangat terkenal. Semua nya HIJAU RIMBUN dan hampir seperti tak perna tersentuh tangan manusia padahal dulu nya ini merupakan kawasan rame penambangan.
Mesti Berjuang Melewati Hutan, Dulu Tempat Ini Town Site
Yang tersisa dari lokasi bekas tambang ini hanya sebuah danau yang sangat cantik, yang dulu nya merupakan lokasi penambangan terbuka PTNMR. Saya benar2 terheran-heran dan bertanya-tanya kok bisa kembali seperti asal nya dulu berupa hutan belantara. Ternyata PTNMR mempunyai Program Penutupan Tambang Yang Bertanggung Jawab melalui Reklamasi mengembalikan fungsi ekologis area seluas 240,41ha.
Sebelah Kanan Jalan Ini Dulu nya Pabrik
Area bekas lahan tambang PTNMR telah menjadi hutan dengan tumbuh-tumbuhan bernilai ekonomi tinggi serta habitat yang sesuai bagi serangga dan hewan-hewan asli di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Tim Penilai Keberhasilan Reklamasi Hutan Bekas Tambang Propinsi Sulawesi Utara menyimpulkan pula bahwa realisasi pelaksanaan penanaman telah mencapai 100%, realisasi jumlah tanaman 152,83% dengan tingkat kesehatan tanaman 97,68%. Dan akhir nya Kawasan Pinjam Pakai Hutan PTNMR seluas 443,40 ha telah diserahkan kembali kepada Pemerintah Indonesia pada tanggal 12 Juni 2011.
Proses Reklamasi - Agustus 2005
Semua Sudah Kembali Hijau - Februari 2013
Kronologi Tambang PT. Newmont Minahasa Raya :
1985                            : Berdiri nya PTNMR.
1986                            : Kontrak Karya di tanda tanganin dengan Pemerintah Indonesia.
1992                            : Studi kelayakan.
1994                            : ANDAL, RKL/RPL disetujui.
1995                            : Kontruksi dimulai.
1996                            : Produksi emas dimulai.
2001                            : Penambangan berakhir.
2002                            : Rencana Penutupan Tambang di setujui.
2004                            : Produksi emas berakhir dan penghentian operasi.
2004 – 2009                : Pemantauan Pasca Tambang & Pemeliharaan Reklamasi.
Juli 2010                      : SK Menhut RI No. SK.435/2010 tentang Pengakhiran Perjanjian
                                        Pinjam Pakai Kawasan Hutan PTNMR.
Jan 2011                      : Penyerahan Kembali Area Pinjam Pakai Kawasan Hutan kepada   
                                        Pemerintah Indonesia.

Jadi akhir nya terbukti bahwa tidak semua penambangan memberikan efek buruk terhadap lingkungan, kami melihat PTNMR melakukan penghijauan kembali di Minahasa dan tergolong sukses.
Melewati Pos Polisi Hutan 




23 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]