Perjalanan Tak Berujung: Jujur ... Aku KECEWA di BUNAKEN

Jujur ... Aku KECEWA di BUNAKEN

Aku Tau Tangan Siapa Itu Yang Bikin Rusuh !!!!
Taman Nasional Bunaken – Ngak tau mesti bagaimana perasaan ini mengungkapkan saat kelayapan ke Bunaken .....  Marah, Kesel, Gondok, Jengkel atau bahkan merasa Ditipu, Tertipu atau Kami Yang Bodoh. Semua nya bercampur jadi satu tp yaa mencoba dinikmati aja. Kami berangkat ber 12 (Cumi, Mas Arie, Rere, Swa, Christ, Rohib, Ridwan, Tia, Dian, Diah, Iyus, Patrik), btw makasih buat PTNMR & PTNNT yang memfasilitasi kami ke Bunaken. Meskipun sebenarnya niat awal selain ke Pulau Bunaken, kami juga mau ke Pulau Siladen tapi GAGAL cuaca ngak mendukung.
Pelabuhan Pemberangkatan
Diatas Kapal Sebelum Gerimis
Jam 7 pagi, kami sudah sampai di pelabuhan yang lokasi nya di belakang komplek Mega Mas Jl. Boulevard 2 Manado. Sudah siap dengan kapal sewaan yg telah di booking tapi saat diperjalanan ternyata cuaca berubah jadi mendung gelap dan gerimis (KESEL), tp kami tetep hajar ke bunaken. Oh yaa wajib bayar asuransi nich sebelum nyebrang ke bunaken. Perjalanan dari pelabuhan ini ke bunaken cukup ±45 menit saja. Pulau Bunaken  bagian dari kota Manado dan terlihat jelas dari pelabuhan ini karena jarak nya memang hanya sekitar 1,8 km dari Manado serta memiliki luas 8.08 km². Oh yaaa jangan berharap menemukan pasir putih disini, karena bunaken pasir nya rada2 kehitaman. Kalo di lihat sech rada-rada mirip gili trawangan meskipun trawangan jauh lebih hidup dan menyenangkan hehehe.
Akhirnya UJAN ......
Tetep Eksissss
Merapat Disambut Ujan 
Sampai Bunaken disambut hujan, hadehhhhh runyam juga dech (GONDOK). Untuk masuk kawasan Pulau Bunaken dikenakan biaya Rp. 50.000,- Wisatan Asing, Rp. 2.500,- Domestik, Rp. 1.000,- Pelajar. Secara keseluruhan Taman Laut Bunaken meliputi area 75.265 hektar dengan lima pulau di dalam nya yaitu Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage dan Pulau Naen. Taman Nasional Bunaken didirikan 1991 dan merupakan Taman Laut Pertama di Dunia dan pada 2005 menjadi situs warisan dunia setelah di daftarkan Indonesia ke UNESCO.
Gunung di Pulau Manado Tua
Saat kami bilang mau snorkling, kami langsung disuruh sama pegawai kapal yang kami sewa untuk ambil alat snorkling + wetsuit di tempat penyewaan tanpa kami sempet bertanya dulu, rada2 di paksa dan mereka bilang ini sudah paket nya, kami beranggapan ini termasuk paket dengan kapal yang kami sewa. Dan ternyata harga sewa alat snorkling nya Rp. 100.000,- dan wetsuit nya Rp. 50.000,- (ini kami merasa ditipu atau tertipu atau kami yang bodoh ???) ditagih belakangan setelah kami mengembalikan alat. Oh yaaa rencana diving gagal karena cuaca dan waktu yang mepet banget karena sebagian dari kami sore ini harus balik kejakarta.
Ayo ... Dipilih Alat nya
Saat semua kembali ke kapal dengan wetsuit + alat snorkling, tiba2 pegawai kapal yang mengantar kita bilang karena kami ber 12 maka wajib pake 3 pemandu/guide dan tarif pemandu Rp. 250.000/orang (Jengkel). Kami bilang kalo sebagian dari kami punya lisence diving jadi ngak perlu pake guide, tunjukan saja mana spot untuk snorkling. Tapi mereka tidak mau karena ini sudah aturan dan mereka akhir nya kasih pilihan (Pingin Nonjok), cukup sewain alat snorkling dan wetsuit aja untuk mereka ber 3 yang merangkap sebagai guide. Ini arti nya kami harus keluar uang Rp. 150.000 x 3 = Rp. 450.000,- (Marah), meski akhir nya nego dan mereka mau cuman sewa 2 alat aja.
Ngepasin Fin
Siap Snorkling
Sebelum turun snorkling, kami diajak keliling diatas kepal melihat Taman Laut Bunaken yang tersohor dengan keindahan nya, akan tetapi yang kami lihat karang-karang sudah patah (KECEWA), ancur berantakan tetapi ikan nya banyak banget. Dan saat kami snorkling juga yang kami lihat hanya serakan karang-karang yang patah, tidak nemu soft coral yang menari (KECEWA) tapi lagi2 ikan nya juara banget, bertebaran ikan-ikan yang lucu dan berbagai macam variasi. Menurut nahkoda kapal, bawah karang2 ini ancur karena saat laut rada surut maka karang ini banyak tersapu ombak.  
Snorkling
Rusuh ... Kasih Makan Ikan Dengan Biskuit
Karena kebetulan hujan makin deras kami putuskan hanya 1 spot snorkling saja (PASRAH) dan itu tidak memuaskan, keindahan yang kami dapat tak seindah nama nya yang tersohor itu. Menurut nahkoda nya ada spot bagus buat snorkling di balik pulau bunaken ini tetapi harus nambah biaya Rp. 400.000,- (Duit lagi, TEPU ATAU BENER ??). Tapi makasih buat bapak-bapak nahkoda dan temen2 nya yang menemani kita selama di Bunaken, kalian baik banget ternyata meskipun rada bikin jengkel diawal2 hihihi.
@Iyus ...... Dicari Pak Jafar !!!!!!!!
Tapi kalo saumpama diving, mungkin kami menemukan keindahan nya karena diwilayah ini terdapat underwater great walls yang di sebut hanging walls atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Kami sempat melihat dinding tebing yang curam ditumbuhin karang-karang cantik dan soft coral yang mengagumkan dari kejauhan mata.

Bunaken oh Bunaken .... Jadi pelajaran buat kami kalo datang lagi, semua nya mesti jelas dari awal.
Kita Pulang Dan Masih Gerimis





143 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]