Perjalanan Tak Berujung: Hanya 11 Kuburan di Desa Terunyan

Hanya 11 Kuburan di Desa Terunyan

Hanya Terkurung Dalam Potongan Bambu
Desa Terunyan – Nich penulisan yang bener Trunyan atau Terunyan ???? itu awal nya yg ada di benak ku saat memasuki desa terunyan di sisi timur Danau Batur Kintamani Bali. Ternyata yang bener itu TERUNYAN setelah baca banyak plang nama di desa itu yang menulis TERUNYAN. Tapi banyak orang menyebut nya dengan hanya Trunyan saja.
Mesti Naik Perahu
Terunyan merupakan salah satu dari 3 suku bali asli (Bali Aga) yaitu Suku asli bali yang ada sebelum jaman majapahit dan sebelum pengungsian warga majapahit yang menolak untuk menjadi muslim. Sekedar info aja suku asli bali yaitu Suku Terunyan di Bangli Kintamani, Suku Tenganan di Karang Asem, Suku Yeh Tipat Di Singaraja.
Merapat di Terunyan
Terunyan mendiami lokasi yang sangat cantik di pingir danau yang menghadap langsung Gunung Batur Kintamani. Dan yang unik dari desa ini adalah proses pengkuburan mayat nya, disini kuburan di bagi menjadi 3 lokasi untuk 3 kategori. Yang antara lain :
1.   Kuburan Bayi => Untuk orang yang meninggal mulai dari bayi sampai yang dah  dewasa tetapi blm menikah.
2.   Kuburan Suci => Untuk orang yang meninggal tetapi sudah menikah dan meninggal secara wajar.
3.    Kuburan Salah Pati => Untuk orang yang meninggal karna kecelakaan, bunuh diri atau tidak wajar.
Dikuburan suci terunyan, orang meninggal tidaklah di kubur tetapi hanya diletakan diatas tanah dan di kurung dengan bambu saja. Tetapi disini tidak tercium bau busuk khas mayat karna kuburan Suci ini memiliki 1 pohon besar nama nya Pohon TERU MENYAN (Pohon Wangi) dan pohon ini hanya ada 1 didunia (menurit cerita warga setempat). Konon pohon inilah yang membuat mayat-mayat ini awet tak berbau.

Gigi nya Masih Utuh










Kuburan suci terunyan hanya mempunyai 11 tempat mayat atau boleh kurang jadi kalo ada yg meninggal sedangkan sudah ada 11 mayat di kuburan, maka mayat yang paling lama akan di keluarkan dan di geletakan di sekitar lokasi. Oh yaaa para wanita/perempuan asli trunyan tidak boleh mengunjungin tempat ini. Jadi hanya pria yang boleh datang kesini tetapi wisatawan wanita boleh masuk meskipun sedang haid karna yg dianggap suci di sini adalah pura.
Pohon Teru Menyan
Kuburan suci lokasi nya berada sekitar 1,5 km dari desa terunyan dan hanya dapat di akses melalui jalur danau alias kita naik perahu dan mendayung kesana karna jalur darat nya tertutup oleh hutan dan bukit. Untuk tarif sewa perahu nya kmrn kita bayar Rp. 300.000,- /6 orang All In, ngak bayar apa2 lagi. Jadi kalo kesana harus pinter nawar yaaa, karna mereka nawarin harga gila2an. Awal nya kami di kasih harga 150k/orang.
Boleh Pegang Tapi Jangan Dibawah Pulang
Jalanan menuju desa nya dari arah kintamani dah mulus dan bagus meskipun berkelok2 di tepi danau, jadi mesti ati2 kalo menyetir kesini, jarak nya sech hanya 7km dari petigaan danau batur. Kita bisa menyaksikan indahnya pemandangan danau dan gunung batur disebelah kiri dan perkebunan cabe + sayuran disebelah kanan. 
Btw thanks buat temen2 cumi dugong kelayapan yang mau singgah bentar di Terunyan : Yanni, Novi, Dyah, Intan, Iyus
Desa Terunyan Dari Kejauhan





51 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]