Perjalanan Tak Berujung: Antara Pahawang & Tanjung Putus

Antara Pahawang & Tanjung Putus

Pulau Pahawang Kecil
Pulau Pahawang - Pulau Pahawang ini jika di kelola dengan baik maka akan bisa menjadi wisata andalan dari Provinsi Lampung Indonesia, layak nya seperti pulau tidung di kepulauan seribu atau seperti saudara nya Teluk Kiluan yg lokasi nya tak begitu jauh dari Pulau Pahawang yang sudah sangat ramai di kunjungin wisatawan.


Pagi Berkabut Di Dermaga Ketapang
Pulau Pahawang merupakan surga baru bagi para pecinta bawah laut, coral2 nya masih utuh serta ikan2 yg menari2 berbagai macam rupa di bawah laut menjadi daya tarik tersendiri. Terletak di Lampung Selatan, tepat nya di Kecamatan Punduh Padada, Kabupaten Pasawaran. Dengan luas pulau sebesar 1.084 heaktar terdiri dari pahawang besar dan pahawang kecil.
Selamat Pagi Pahawang
Untuk mencapai pulau ini cukup mudah, apabila kita dari pelabuhan bakauheni lanjut kan perjalanan menuju bandarlampung, lanjut ke dermaga ketapang di kecamatan padang cermin, kab pasawaran. Kalo kagak paham juga coba patokan nya ke pantai mutun trus lurus menuju Pantai Klara, nah di situlah ada dermaga ketapang hehehehe. Dari dermaga ketapang ini kita bisa sewa perahu boat untuk keliling pulau2 di sekitar seperti Pulau Kelagian, pulau pahawang bahkan sampai ke tanjung putus.
Dermaga Pulau Pahawang Besar
Perjalanan kami menjelajah pulau pahawang ini serangkaian acara ngabuburit puasa ramadhan hehehe, gila banget yaa puasa2 malah kita berkeliaran di pantai & laut untuk berenang. Tapi alhamdulillah puasa kami semua tetep lancar kecuali nisa yg dari awal mmg rada2 pingin batal hehehehe.



Pulau Pahawang ini terdiri dari 6 dusun yaitu Suakbuah, Penggetahan, Jeralangan, Kalangan, Pahawang serta Cukuhnyai. Di huni oleh 1.533 jiwa serta 427 kepala keluarga. Dan yg paling terkenal dari pulau ini adalah terdapat nya Villa milik warga prancis yg dikenal dengan sebutan Mr. JO di pulau pahawang kecil serta Villa Kudus di daerah suku bedil pahawang besar. Villa dengan arsitektur jawa kuno yg terdiri dari 3 rumah joglo yaitu 1 joglo utama sebagai ruang tamu yg di apit oleh 2 joglo sebagai kamar tidur.
Dermaga Villa Kudus
Villa Kudus
Perjalanan kami mulai dari dermaga ketapang sekitar pukul 06.30 kami langsung menuju penginapan untuk menaruh perlengkapan, perjalanan sekitar 30 menit untuk sampai di pulau pahawang. Setelah semua barang2 kita taruh, maka petualangan kami mulai. Bersenjatakan alat snorkling maka kami lompat terjun menikmati alam bawah laut di sebrang dermaga pahawang besar. Coral nya semua seragam masih utuh berwarna kuning serta hijau, rata2 bentuk nya hard coral. Kami sempat mencari soft coral tapi sukar sekali di temukan.
Snorkling Di Pulau Gosong Batu Mandi
Nemo nya Juara Jumbo








Setelah itu kami pindah ke pulau gosong, karna air lagi pasang maka pulau ini menyajikan air berwarna hijau muda dengan dasar pasir putih, disekitar nya terdapat karang2 dari batu agak besar berbentuk lingkarang seperti meja dengan di tengah2 nya coral2 kecil tumbuh subur.
Di pulau gosong ini kami temukan sepasang ikan nemo yg lumayan cukup besar yg perna kami lihat. Rejeki banget bisa foto ikan nemo yg lumayan besar meskipun harus berjuang beberapa kali turun karena lokasi nya yg agak lumayan dalam.
Merapat di Tanjung Putus
Pantai di Tanjung Putus
Perjalanan kami lanjutkan ke pulau tanjung putus atau masyarakat sekitar menyebut hanya tanjung putus, kenapa dinamakan tanjung putus ????? karna pulau ini menyambung dengan dataran sumatera, akan tetapi kalo laut pasang maka akan terpisah menjadi sebuah pulau. Di tanjung putus terdapat kapal karam, kami sempat turun di sekitar 25 menit disana, lagi2 kami menemukan sepasang nemo yg cukup besar.


Di pahawang maupun tanjung putus terdapat kerambah2 budidaya ikan kerapu, kami sempet menengok kesana melihat ikan kerapu di kembang biakan, sempat juga melihat gerombolan ikan tuna yg buuuuanyak sekali membuat kami takjub.
Keramba Budidaya Ikan Kerapu
Selepas menikmati penangkarang ikan kerapu kami lanjutkan untuk bersantai di pasir putih pulau pahawang kecil, kami singgah untuk berjemur dan tidur siang hahahaha. Saat itu laut lagi surut sehingga antara pahawang kecil dan pahawang besar keliatan bersatu dalam satu daratan. Disekitar nya terdapat hutan bakau yg lumayan cukup lebat.
Pahawang Kecil
Hutan Bakau di Pahawang Kecil
Menjelang buka puasa kami kembali ke penginapan untuk siap2 berbuka dan beristirahat. Puas sudah seharian berada di laut, sekitar pukul 20.00 saat nya kami tidur karna pagi2 sekali kami akan kembali ke dermaga ketapang.
Hari minggu sekitar pukul 2 pagi kami di bangun kan untuk makan sahur, selepas itu kami lanjutkan tidur sampai kesiangan jam 7 baru bangun, buru2 sholat subuh meskipun sudah kesiangan hahahaha. Tepat pukul 08.00 kami tinggal kan pulau pahawang untuk melanjutkan aktifitas berjemur di pulau kalegian.
Tanjung Putus
Kapal Karam
Karang di Bawah Kapal Karam
Thanks buat mas asrudin rudi atas info nya ttg sewa perahu, mas yanto (pemilik perahu + nahkoda), penjaga villa kudus, Ibu aminah, pak erik dan pak tampu yg mengantar kita dari bakauheni ke dermaga ketapang serta temen2 cumi dugong รจ Tikka, Tarsis, Tejo, Uni, Nisa, Moko, Dinda, Teddy, Juju.

Nemo Terakhir Yang Kami Jumpai



Jangan Lupa Untuk Singgah di Pulau Kelagian, yang lokasi nya saling berdekatan. Baca cerita nya di http://www.cumilebay.com/2012/08/pantai-kelagian.html






70 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]