Perjalanan Tak Berujung: Nekat ke Papandayan

Nekat ke Papandayan

Gunung Papandayan - Merupakan gunung berapi yg masih aktif di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat Indonesia. Terletak di 2665 meter dari permukaan laut. Gunung ini memiliki kawah belerang yg masih aktif dan padang edelwies yang cukup luas.
Gunung ini cukup terkenal untuk pendaki pemula, karna keindahan alam nya serta trekking nya yg tidak begitu sulit di taklukan. Terdapat beberapa kawah di Gunung Papandayan antara lain Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak serta Kawah Manuk. Dimana semua kawah mengeluarkan asap berbau belerang.
Gunung ini sempet beberapa kali meletus, dan yang paling besar tahun 1772 yg menewaskan 2951 orang dan menghancurkan sedikit nya 40 desa. Serta daerah ini tertutup longsor sepanjang 10 km dan lebar 5 km. Dan terakhir meletus 20 November 2002
Perjalanan kami ke papandayan tergolong nekat, sepulang dari Gunung GalunggungKampung Naga. Kami rencana mau menginap di kota garut tapi karna waktu menunjukan pukul 15.00 kami nekat hajar langsung ke Gunung Papandayan. Untuk mencapai gunung papandayan tergolong mudah, banyak penunjuk arah di kota garut dan hampir semua masyarakat garut tau arah ke gunung papandayan.
Mobil kami terhenti saat 1 km masuk cisurupan di jalan desa menuju gunung nya, hal ini di karenakan jalanan yg cukup rusak penuh lubang besar2. kami putus kan mobil kami terlalu pendek kalo di paksa jalan akan hancur. Biasanya para pendaki akan menumpang truk sayur atau sewa mobil bak terbuka untuk naik ke atas.
Tapi karna kami iseng yaaa ini akibat nya bawa mobil sedan maksa banget. Terpaksa berhenti di pinggir jalan dan mencari tukang ojek. Akhir nya di bantu oleh anak2 muda disana yg mau mengantarkan kita sampai parkiran gunung papandayan dengan perjanjian biaya Rp. 80.000,- PP dan mobil kami tinggal didepan sekolah dasar cisurupan.
Sampai di lapangan parkir, kami disambut oleh guide dan langsung diantar untuk mendaki papandayan. Karna tanpa persiapan, maka kami jalan semampu nya aja yg penting sudah perna menginjakan kaki di gunung papandayan hehehehe.
Setelah lelah berkeliling, maka kami putuskan balik menuju mobil, sekitar pukul 18.00 kami tinggal kan papandayan. Makasih buat Titie, Nuniek, Keke yang telah mengila bareng.
It's About The Journey, Not The Destination




31 comments:

Ada banyak spam di komentar. Saya menghapusnya. Maaf.

Best Regards
@CumilebayCom
[email protected]