BERSEPEDA Onthel Menyusuri Heritage Kota SOLO

Kawasan_Heritage_Kota_Solo
Bersepeda Onthel Keliling Kota Solo
Heritage Solo – Kalo ada yang bertanya pada cumilebay tentang “Apa yang menarik dari Kota Solo ???” atau “Mesti Ngapain Saja Di Kota Solo ???” sudah pasti jawaban nya akan Galau Malu – Malu Ngak Tau #SeriusanJujurGagalPaham, karena dalam hati kecilku yang manja namun mandiri ini TIDAK Begitu Suka Cerita Sejarah Ataupun Budaya #Maafkan, Solo memang menawarkan sejarah budaya dan kenangan masa lalu #MaafSekaliLagiMaafBedaSelera, sedangkan sebagai cumilebay yang kesohor seantero jagat #LaluDiMutilasiMassal, orang nya lebih cepat move on melupakan para mantan dan menyukai liburan santai macam di pantai #LaluDigamparMasyarakatSolo.

Sepedahan_Di_Solo
Yuk Capcussss Kita Berangkat
Sepedahan_Di_Solo
Sepeda Onthel Serasa Kembali Ke Masa Lalu
Tapi beberapa hari yang lalu sempat kembali liburan manja ke SOLO untuk ke 5x #PamerCongkak, namun ada yang menarik dari kunjungan ke solo ini yaitu RENCANA nya bakal di ajak sepedahan ngonthel keliling desa – desa di pinggiran kali bengawan solo #MenarikSekali #KembaliKeDesa dan melihat proses pembuatan GONG, pembuatan karak kerupuk dari beras dan pembuatan minuman ciu dari tebu  #Semangat. Tapi sayang – sungguh sayang, hujan yang menguyur solo semalaman membuat sungai bengawan solo meluap dan desa – desa yang rencana nya kita kunjungi terkepung banjir #Sedih #SemogaNgakAdaKorbanJiwa

Akhir nya rubah haluan, kita sepedahan keliling kawasan heritage kota solo #TetepSejarah, yaa itung – itung olah raga membakar lemak dengan bersepeda tapi sekaligus melestarikan budaya dan sejarah #HarusMulaiCintaiSejarah karena mantan patut untuk di kenang #Maksa. Kita mulai perjalanan bersepeda dari tempat kami menginap yaitu di The Royal Surakarta Heritage Solo Hotel, berada di Jl. Brigjend Slamet Riyadi No. 6 Keprabon Solo mengunjungi beberapa lokasi yang punya kenangan dan menjadi lambang kebesaran kota solo, antara lain :

-      Gedung Bank Indonesia Surakarta
Gedung_Bank_Indonesia_Solo
Gedung Bank Indonesia Solo
Pada masa kolonial belanda, bangunan ini bernama De Javasche Bank Agentschap Soerakarta (DJB). Bangunan karya arsitek Hulswit Fermont dan Ed. Cuipers dengan gaya neoklasik yang di berdiri sejak 1867, bangunan ini sudah melewati banyak masa dan momen tak terlupakan. DJB dulu nya merupakan bank sirkulasi milik pemerintahan Hindia Belanda yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang.

Di gedung ini juga pernah di gunakan oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir beserta kabinet nya membahas revolusi di Surakarta bersama Sri Susuhunan Pakubuwono XII dan Sri Mangkoenegoro VIII. Sekarang bangunan ini berubah menjadi Bank Indonesia Solo dan menjadi bangunan yang di lestarikan sebagai cagar budaya peninggalan kolonial.

-      Kantor Walikota Surakarta
Balaikota_Surakarta
Kantor Walikota Solo - Pak Jokowi Pernah Berkantor Disini
Bangunan ini ngehitsss juga karena Pak Joko Widodo alias Jokowi sempet ngantor di gedung ini, yaaa Jokowi sempet menjadi walikota solo lalu pindah ke jakarta menjadi Presiden RIGedung Balaikota Surakarta merupakan bangunan baru, lantaran bangunan sebelum nya hangus terbakar pada tahun 1999. Peresmian gedung baru Balaikota Solo ini di lakukan pada 23 Desember 2002 oleh Ibu Megawati Soekarno Putri yang kala itu menjadi Presiden RI.

Pada tahun 2011 di sekitar gedung balaikota surakarta di temukan bunker yang akhir nya membuat heboh masyarakat. Bunker berukuran 15 x 5 meter ini semula di duga terhubung dengan benteng Vantesburg namun tak di temukan lorong penghubung nya.

-      Pasar Gede Hardjonagoro
Pasar_Gede_Solo
Pasar Gede Solo
Pasar tradisional ini mengabungkan konsep arsitektur Jawa – Eropa Kolonial yang di bangun tahun 1930 oleh Herman Thomas Karsten. Dahulu pasar gede merupakan pasar kecil yang didirikan di area seluas 10.421 hektar, di beri nama pasar gede karena terdiri dari atap yang besar dan pintu gerbang di bangunan utama terlihat seperti singgasana. Pada tahun 1947 pasar gede mengalami kerusakan karena serangan belanda.
Dawet_Telasih_Pasar_Gede_Solo
Jangan Lupa Mencicipi Dawet Telasih Di Pasar Gede
Jangan lupa kalo main – main ke pasar gede untuk menikmati Dawet Telasih yang menjadi khas nya pasar gede, kelar belanja lalu nikmati segar nya es dawet selasih yang kesohor. Ada beberapa kios dawet yang terkenal di pasar gede, antara lain Bu Dermi dan Bu Widji.

-      Benteng Vastenburg
Benteng Vastenburg adalah benteng peninggalan Belanda yang terletak di kawasan Gladak Surakarta. Benteng ini dibangun tahun 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. Sebagai bagian dari pengawasan Belanda terhadap penguasa Surakarta, khususnya terhadap keraton Surakarta, benteng ini dibangun sekaligus sebagai pusat garnisum. Di seberangnya terletak kediaman gubernur Belanda (sekarang kantor Balaikota Surakarta) di kawasan Gladak. 
Benteng_Vastenburg
Benteng Vastenburg
Setelah Indonesia merdeka, benteng Vastenburg digunakan sebagai markas TNI untuk mempertahankan kemerdekaan. Pada masa 1970 – 1980 an bangunan ini digunakan sebagai tempat pelatihan keprajuritan dan pusat Brigade Infanteri 6/Trisakti Baladaya Kostrad. Waktu Ir.H.Joko Widodo menjabat sebagai walikota solo, dilakukan renovasi, restorasi dan sebagainya pokok nya keliatan makin cakep dan manja. Pada tahun 2014, restorasi terhadap Benteng Vastenburg sangat terlihat dari cat yang mengelupas dicat ulang dengan warna putih.

-      Keraton Kasunanan Solo
Keraton (Istana) Surakarta merupakan salah satu bangunan yang eksotis di zamannya. Salah satu arsitek istana ini adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwana I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika pola dasar tata ruang kedua keraton tersebut (Yogyakarta dan Surakarta) banyak memiliki persamaan umum

Keraton Surakarta dibangun secara bertahap antara 1744 - 1745. Pembangunan dan restorasi secara besar-besaran terakhir dilakukan oleh Susuhunan Pakubuwana X yang bertahta 1893 - 1939. Sebagian besar keraton ini bernuansa warna putih dan biru dengan arsitekrur gaya campuran Jawa - Eropa.
Keraton_Surakarta
Putih Dan Biru Menjadi Nuansa Keraton Surakarta
Kompleks keraton ini juga dikelilingi dengan baluwarti, yang merupakan sebuah dinding pertahanan dengan tinggi sekitar 3 - 5 meter dan tebal sekitar satu meter tanpa anjungan, dinding ini melingkungi sebuah daerah dengan bentuk persegi panjang, daerah itu berukuran lebar sekitar lima ratus meter dan panjang sekitar tujuh ratus meter. Kompleks keraton yang berada di dalam dinding adalah dari Kamandungan Lor/Utara sampai Kamandungan Kidul/Selatan #AkuOraMudeng.

-      Mesjid Agung Surakarta
Masjid Agung Kraton Surakarta (nama resmi bahasa Jawa: Masjid Ageng Karaton Surakarta Hadiningrat) pada masa pra-kemerdekaan adalah masjid agung milik kerajaan (Surakarta Hadiningrat) dan berfungsi selain sebagai tempat ibadah juga sebagai pusat syiar Islam bagi warga kerajaan. Masjid Agung dibangun oleh Sunan Pakubuwono III tahun 1763 dan selesai pada tahun 1768. Masjid ini merupakan masjid dengan katagori masjid jami, yaitu masjid yang digunakan untuk salat berjamaah dengan ukuran makmum besar (misalnya salat Jumat dan salat Ied). 
Mesjid_Agung_Surakarta
Gerbang Mesjid Agung Surakarta
Masjid Agung menempati lahan seluas 19.180 meter persegi yang dipisahkan dari lingkungan sekitar dengan tembok pagar keliling setinggi 3,25 meter. Bangunan Masjid Agung Surakarta merupakan bangunan bergaya tajug yang beratap tumpang tiga dan berpuncak mustaka (mahkota). Gaya bangunan tradisional Jawa ini adalah khusus untuk bangunan masjid. Di dalam kompleks Masjid Agung dapat dijumpai berbagai bangunan dengan fungsi kultural khas Jawa-Islam. Juga terdapat maksura, yang merupakan kelengkapan umum bagi masjid kerajaan (sumber : wikipedia).

-      Kampung Batik Kauman
Kampung Kauman mempunyai kaitan erat dengan sejarah perpindahan kraton Kartosuro ke Solo yang kemudian berubah nama menjadi Kasunanan. Kauman merupakan tempat ulama yang terdiri dari beberapa lapisan masyarakat mulai dari penghulu tafsir anom, ketip, modin, suronoto dan kaum. Keberadaan kaum sebagai penduduk mayoritas di kawasan inilah yang menjadi dasar pemilihan nama "kauman". Masyarakat kaum (abdi dalem) mendapatkan latihan secara khusus dari kasunanan untuk mebuat batik baik berupa jarik/selendang dan sebagainya
Kampung_Batik_Kauman_Solo
Keliling Kampung Kauman - Belajar Membatik
Dalam perkembangannya, seni batik yang ada di kampung kauman dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu batik klasik motif pakem (batik tulis), batik murni cap dan model kombinasi antara tulis dan cap. Batik tulis bermotif pakem yang banyak dipengaruhi oleh seni batik kraton Kasunanan merupakan produk unggulan kampung batik kauman. Produk-produk batik kampung kauman dibuat menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, katun jenis premisima dan prima rayon

-      Pasar Triwindu
Unik Antik Kuno Langkah apapun itu bisa kita jumpai di Triwindu, Pasar Triwindu memang terkenal dengan pasar barang antik dan kalo beruntung banget bakal nemuin benda pusaka yg memiliki nilai sejarah tinggi tapi disana tidak menjual masa lalu atau menjual mantan pacar #GagalMoveOn. Pasar Truwindu yg terletak di JL. Diponegoro Kawasan Keprabon didepan Mangkunegaran, di bangun pada tahun 1939 oleh KGPAA Mangkunegara VII bertepatan dengan 24 tahun sebagai Pengageng Pura Mangkunegaran #SemacamPerayaanGitu
Pasar ini memiliki 2 lantai dengan total sekitar 250 an kios, dibangun dengan model khas jawa beratap kayu & ukiran wayang #UkirHatiDenganCinta.  Tenggok melonggok ke dalam pasar terlihat pajang - pajangan buat dekorasi rumah, aksesoris beserta printilan nya, uang kuno, koin kuno, alat elektronik kuno, buku langka, sepatu, barang etnik, batik kuno, lemari kayu, meja kayu berukir, lukisan, patung2, tempat tidur, sepeda ontel dan alat2 otomotif (spare part). Eh ngak semuanya barang kuno, ada juga barang baru yg di model seperti kuno jadi kita mesti pinter & teliti dalam memilih menawar trus membeli nya #IniBaruVersiLama.
__________________________________________________________________________
Sepedahan_keliling_Solo
Akhirnya Lelah 4 Jam Bersepeda Keliling Solo #Ngempor
Sekitar 4 jam an kita keliling kawasan heritage kota solo, lelah ??? pasti karena capek ngengkol sepeda dan panas tapi lumayan seru karena akhir nya sedikit belajar sejarah kota solo. Tertarik sepedahan keliling solo ??? Melihat keragaman solo ??? Coba hubungi saja Mas Ajib dari The Ateam di no telp 081225523003 , biaya nya murah kok antara Rp. 150 rebu – Rp. 250 rebu /orang tergantung paket sepedahan macam mana yang kamu inginkan #Iklan.

311 comments:

  1. Eh, ini kapan kamu ke Solo???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Desember kmrn kan aku ke solo 7 hari hehehe

      Delete
    2. waa ternyata seru banget sepedaan keliling kota solo. meski gak ikut sepedaan, tapi untungnya sempat ketemu bentar ya kita, jajan timlo, dawet & main ke pabrik gula colomadu.

      Delete
  2. Aku baru sekali ke Solo om tapi mainnya ke kampung nginep di rumah temen cuma sempat ke pasar klewer sama masjid agung Kauman ada es krim rujak di belakang masjid

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh es rujak apaan itu ???? kok aku penasaran ??? kayak rujak serut gitu kah ???

      Delete
  3. Ajib banget travelingnya. Uwuw. Naik peda keliling kota. Disana beli suara knalpot mobik juga ga, oleh-olehnya? Ituloh. Brem. Wkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh brem mmg dari solo yaaa ??? setau gw dari madiun hehehe

      Delete
  4. Aku kangen solo.. dan pernah nikmati ojek dayung di sana.. tapi.. solo buatku adalah kisah cinta paling sedih.. di tolak cinta sama ehem ehem..

    #yangpentingkomendulu wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. What jadi kamu di tolak ama orang solo ??? mungkin kamu kurang kalem hehehe

      Delete
    2. ini murni karena porsi makan saya yang kala itu ehem ehem ehem bang

      Delete
  5. Tertarik! Asik banget itu naik sepeda sambip wisata sejarah. Eh tapi.... aku ga yakin bisa naik sepeda. #nutupmukamalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seriusan ngak bisa naik sepeda ??? kamu kok memalukan :-(

      Delete
  6. Anonymous19:15:00

    Mas, celanamu selalu diatas paha, aurat mu manja ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah yaaaa berkah pamer paha :-)

      Delete
  7. Wah asik nih, bocah diajak ke yogya trs lgsng nanya sama siapa? Klo ga ada temennya ga mau #bundalelah
    Tp kayanya klo sepedaan kaya gini dia mau deh, maklum anak aktif 😁

    Btw poto2 cakep banget sih masnyahh...Makin pintar ambil anglenya apalagi yg gerbang mesjid! Potonya gimana gitu..👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah makin pinter ngambil foto nya hehehe, semoga cerdas. Jadi kapan ke jogja dan solo ??? jangan cuman wacana doang hua hua

      Delete
    2. Sepele mas cum!* asal ga pake passport dah*
      Yg penting reno ada temennya seumur sama😁. yeee kali sama anak cumi kasian anak gw...hahahaha

      Delete
  8. memang perlu kak belajar sejarah, biar gak kesandung mantan, alias move on dengan lebih pintar! wkwkwkk.. btw, rindu dawet telasiiiihhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok move on lebih pintar ini perlu di pelajari dengan seksama :-)

      Delete
  9. Sekut terus mas cum wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekut apaan ???? duch bahasamu bikin roaming

      Delete
  10. Aku gagal kemarin pas dari Madura mau singgah ke solo om. Padahal dsana sudah ada yg menunggu aku untuk makan sepiring berdua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. What ??? siapa yang nungguin kamu ??? Mmg kamu laku ??? hua hua

      Delete
  11. Ngak suka sejarah tp blognya komplit soal sejarah....lumayan belajar sejarah singkat....anyway bagus juga ide naik sepeda Ontel kayaknya perlu di coba cuma hmmmm kuat ngak yah ....4 jam itu #lelahsangat


    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejarah nya kan ala2 aja yg penting ada hehehe
      Eh itu 4 jam kan banyak berhenti nya

      Delete
  12. Anonymous19:54:00

    Tumben kagak ke mall mas ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya kmrn ke solo ngak ke mall sama sekali

      Delete
  13. Seru jg Naik Onthel.cocok buat yg nurunin BB haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Situ apalagi yang mau di turunin ???

      Delete
    2. Gwe dong mau diturunin!
      Dinaikin jg deh gpp..eeeehhhhh😂😊

      Delete
  14. Asik banget goes goes nya sob.ane kepingin belanja di pasar Triwindu yang terkenal itu.
    Kalori dan lemak ente pasti terbakar 3kg sehabis bersepeda, pasti tubuhmu tambah sexy dan menggoda.
    Ironisnya 3hari melar lagi 4kg #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha melar kebanyakan kuliner disolo

      Delete
  15. Abis ngonthel langsung nDawet telasih seger ya OmCum. Langsung bisa nggenjot sampe Jakarta :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngak sanggup kalo genjot ke jakarta, lelah kak ...

      Delete
  16. seruuu.... tp kok kayaknya pegel ya kalo sepedaan terus2an 😛😜
    poto mesjidnya ajib...👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru kok kan banyak berhenti2

      Delete
    2. Pasti kamu ya cum yg usul berhenti2 mulu...hihihi

      Delete
    3. Aku mah ngikut apa kata komandan :-)

      Delete
  17. Seru kayaknya petualangan dengan sepeda. Kalo sepedaan gitu bisa nggak mampir ke pasar? Pasar Klewer nya, masuk trus ikutan ngubek ubek isi pasar dengan sepeda? Soalnya aku belum pernah ke solo sih, jadi pengin tau aja. Kalo boleh asyik tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh dong, kan sepedahan nya juga lewat klewer jadi bisa belanja batik hehehe

      Delete
  18. wih keren nih acaranya, asyik ya, aku suka dengan heritage apalagi ada sejarahnya

    ReplyDelete
  19. Anonymous04:56:00

    Paketnya dapat makan siangkah ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung paketnya, ada yg pake dan ada yg kagak

      Delete
  20. Wah seru ya kaaak... Mau dong diajak keliling Solo naik sepedaan bareng kakak jugaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk sini di bonceng manja :-)

      Delete
  21. Dawet selasihnya menggoda ya. Untung bacanya pagi-pagi jadi bisa tahan iler :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dawet nya enak banget seger

      Delete
  22. Ya ampun ini kapan ?? Itu ada penganten baru kak Rian. hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bulan kemarin nich desember 2016

      Delete
  23. tante gak bisa ngayuh sepeda, ada paket buat ngojek onthel gak? Hiks, jadi ingat hanya sempat liat gedung Bank Indonesia Solo sama mampir ke rumah dinas walikota Solo pas ke sana 2 tahun lalu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seriusan ngak bisa naik sepeda ??? sini sini aku boncengin :-)

      Delete
  24. Wow sepedaan keliling tempat-tempat bersejarah. BTW kalau mau diboncengin doang bisa ga MasCum? haha... gempor kayaknya 4 jam sepedaan #makhluklemah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa ntar pake ojek bonceng yaaa hahaha

      Delete
  25. Gak gempor mas ngontel terus?? Nyampek hotel pasti kaki pada njarem :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kagak dong di jamin seru banget

      Delete
  26. Ati-ati kalau ketagihan naik sepeda bisa hilang pamorku sebagai pesepeda kelas bawahan kakakakakak. Abis sepedaan langsung minta dipijit gak, om? :-D :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa habis sepedahan kaki remuk pingin pijettttt

      Delete
  27. LOh aku ke Solo taunya Keraton, Mesjid agung sama pasar Klewer hahahah...keren bang Cum bisa ngeboseh 4 jam untung ga kondean tuh betis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaha betis ku manja abis sepedahan kok :-)

      Delete
  28. Aku belum pernah nih naek sepeda onthel buat jalan-jalan seperti ini. Mau nyoba ah kapan2. Tapi mungkin kayaknya latihan naek sepeda onthel di dekat rumah ya. HIhihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya onthel ini gede banget, selangkangan ku aja mau robek hehehe

      Delete
  29. Solo enak banget kotanya, ngonthel keliling Solo seru ya kak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap bahagia merasakan kehidupan lokal nya :-)

      Delete
  30. Menarik nih bisa keliling Solo pake sepeda (gak pake kenderaan bermotor), jadi bantu ngurangi polusi.
    Tapi kalaupun harus pake sepeda pastinya bakal sering berhenti ngemil buat nambah tenaga. :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ngemil mah jalan terus, tiap spot cari jualan makanan hehehe

      Delete
  31. fastastic banget ya ngeliatnya, kapan ya bisa ke solo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk main2 ke solo, dijamin seru

      Delete
  32. Sepedaan 4 jam, dijamin langsing deh bodi tapi betis bisa segede gaban yak. Hahaha...
    Es dawetnya pasti yummy ya. Paling suka sama jajanan pasar

    ReplyDelete
    Replies
    1. 4 jam nya banyak berhenti nya hehehe, rute nya ngak jauh2 kok dijamin seru

      Delete
  33. wuih ono sepeda ontel...
    mbiyen mbahku nduwe sepeda ngono iku
    aku sering nyilih, sepedane duwur banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sepeda nya duwur banget, gw aja kmrn kalo mau berhenti ribet takut jatuh

      Delete
  34. Tak pinjemin aja mas sepeda gratis hehehe, aku juga pernah keliling solo naik sepeda dari pagi sampe sore

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weksss kalo seharian mah aku ngak sanggup LELAH

      Delete
  35. kkurang afdol kalo gak jalan kaki om *maksa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Solo panassss ngak mau jalan kaki ihik ihik

      Delete
  36. Waaa ada fotoku sedang mengukir mantan pada lembaran kain masa lalu yang tak mungkin bisa kulupakan. Apeuuuu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waksss jadi mantan mu yg mana ???

      Delete
  37. Aku mau jajan dawet telasih, tapi yang jualin harus KakCumz, hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha kalo yg jualan gw ntar mahal lho :-)

      Delete
  38. Aku ke Solo pasti cuma inget ama kulinernya 😁😁😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuliner nya lumayan manja yaa solo :-)

      Delete
  39. Mas, mau dong Es Dawet nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sini sini sekalian di suapin yaaa

      Delete
    2. Mau doong disuap manjah....

      Delete
  40. kenapa solo selalu aku skip dr tujuan wisata ya..heu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena mungkin kamu sama kayak daku yg ngak suka sejarah hahaha

      Delete
  41. di Pasar Triwindu ada MANTAN gak yaa haha soalnya mantan kan antik heuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakssss mantan termasuk antik yaaa #Ngakak

      Delete
  42. Gw besok mau ke SOLOOOOOO. Terimakasih untuk postingan yang mencerahkan ini, Om CUm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Solo kuliner nya juga manja2 lho

      Delete
  43. Manjanyaaa, jadi kangen mantan di Solo. LOOOH

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duch kenapa banyak banget yg punya mantan orang solo ???

      Delete
  44. Wooooh....tyt banyak tempat menarik yaah...aku cuma cari makan aja kemaren di solo...makanannya enak2....
    Tapi kalo suruh sepedaan...tante nyerah deh....takut keperawanan tante hilang...hiks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakssss pake onthel ini serru tp selangkangan kaesang jd sakit juga keperjakaan di pertaruhkan hahhaa

      Delete
  45. akhir2 ini banyak yang mosting tentang solo. knpe ye ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena solo begitu menarik haha

      Delete
  46. Aaah seru banget.. Solo memang ngangenin deeeh! Terakhir ke sini pas ASEAN blogger.. udah lama ajaah ya :). Btw itu Ibu yang jual dawet kok foto barengnya manyuuun hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu penjual nya mau jadikan aku mantu tp kutolak jd kesel hahaha

      Delete
  47. Ini kolase dari foto2 yg kemaren ya om, soalnya aku masi apal ma pose di tukang cendol itu hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ini perjalanan trip kmrn :-)

      Delete
  48. Hahaha aku jg kadang suka bingung kalo ada tmn datang ke Solo, tp sukanya wisata alam. hihihi pdhal di Solo nya gak ada wisata alam, adanya di kabupaten2 sekitarnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. solo ini serba salah sebenar nya hahhaa, bergantung pada kabupaten tetangga kalo wisata nya

      Delete
  49. waaah seru ya, aku belum pernah ke Solo..ajak dong om :D

    ReplyDelete
  50. Duh,next trip iyaaa ke solo juga ah~ buku pedomannya pake baca tulisan ini #hazek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat berlibur ke solo hehehe

      Delete
  51. wah... masih kuat ya staminanya sepedahan 4 jam keliling kota solo.. #PadahalBanyakanMampirnya... :D :D
    Asik juga sekali2 wisata sejarah, biar tau kejayaan bangsa kita di masa lalu.. #halah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalo stamina mah masi grengggg hahaha

      Delete
  52. Abis ini jadi suka traveling sambil perhatiin budaya dan sejarah dong? Kalo aku justru disana serunya. karena jaman sekolah keknya belajar budaya n sejarah sebatas hapalan buat ulangan doang trus lenyap tanpa bekas. padahal memaknai perjalanan sejarah itu yg keren. Eeeh ini serius bener ya komennya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa mudah2an jd mulai suka sejarah tp terlalu berat ngapain nama2 dan tahun nya :)

      Delete
  53. Bersepeda emang enak apa lagi sepeda Onthel, Saya suka banget. setiap hari minggu dan kamis pagi saya selalu ngonthel bareng bersama-samam tapi hanya keliling Kota di daerahku. gak jauh-jauh. Bagus banget tulisannya gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya naik sepeda mmg seru kalo rame2, apalagi kalo ada gebetan hahaha. Makasih sudah main ke cumilebay

      Delete
  54. uwoowowowowowo wisata heritage. wahhh keren nih. jadi pengen

    ReplyDelete
  55. kenapa tiap komen di blog lo udh ngak bisa pertamx lagi neh sekrang hehehe anyway, jangan lupa pakai sunblock kak biar ngak belang tuh betis lohh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maklum kan blog paling laris jd rebutan yg komen #LaluDiGampar

      Delete
  56. ah solo pengen ke Mangkunegaraan kayaknya seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kmrn kita juga kesana minun sinom hahaha

      Delete
  57. Dulu pas SMA ga ada ojek kayak sekarang. Adanya sepeda onthel. Tapi gak pernah berani naik, soalnya tinggi dan gede banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, sepeda nya tinggi gede. Kaki ku aja ngak nyampe jd kalo mau berhenti mesti lompat miring

      Delete
  58. Wuiih lucu jg nih, pantut di cobain :)

    ReplyDelete
  59. solo emang ga ada duanya om. indah nan asri..hihi

    ReplyDelete
  60. ....mas Cum (sok akrab)... aku suka banged dengan solo... aku sih semua jenis wisata suka suka aja apalgi diajak gratisan, di endorse hhhmmm...... btw aku selalu mesem mesem gak jelas tiap baca blog blog mu mas...kamu kece bana bana mas ... JAWARAAA!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Omaga omaga omaga daku di sanjung2 manja jadi melayang layang hehehe ... Btw makasih sudah main di cumilebay, semoga betah

      Delete
  61. Aku pun suka bingung kalo di tanya ada hiburan apa aja di kota Solo. Malah dapet ide dari mas cum kalo besok ada temen2 yang nanya mau ngapain di Solo. Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap ajak naik sepeda aja haha

      Delete
  62. Woa keren, sudah heritagean gitu, pake ontel, suasanya makin dapet mas Cum. Betis dah berotot mas Cum? geahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betisku indah terpampang nyata haha

      Delete
  63. kemarin aku baru dari Solo. Wah, g kepikiran ngonthel gini Om.
    Seru ya. Harus ngulang lagi nih cari pinjeman sepeda onthel. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo balik solo, ngontel kulineran pasti seru

      Delete
  64. Itu sepedanya ada garansi gak kalo tetiba dipake rodanya langsung meleduk #SadarBody

    Capingnya buat aku aja om, lumayan, siapa tahu pas make bisa memikat hati gadis desa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waksss caping nya di balikin lagi

      Delete
  65. Masih asyik ya bersepeda di sana, Mas CUmi.

    ReplyDelete
  66. Serunya om Cumi sepedaannya keliling Solo, jadi kangen ke Solo buat piknik. hehehehe

    ReplyDelete
  67. waaaa serunya naik sepeda keliling Solo! Belom pernah nih soalnya. Kalo dulu, jaman masih rajin, suka keliling Solo sambil lari bareng temen2 Indorunners Solo ��

    Jadi pengen juga punya foto sambil nyepeda di Solo, heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gimana kabar solo ??? Imlek rame yaaa kata nya

      Delete
  68. sekarang ama penjual dawet bang?, bwahahahaaaaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa ?? Kamu cemburu??? ya udah buat kamu aja hahhaa

      Delete
  69. Kota Solo diubek nggak ada abisnya. Wah ngontel komplit ya Mas, ada sejarah, kuliner maupun batikan. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku suka kulinernya aja, sejarahnya kagak hahaja

      Delete
  70. uuuhhh... tiap kesini jalan2 tok. Virus banget ini om toro. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk kapan kita trip manja bareng ???

      Delete
  71. Wah di Solo banyak spot menarik ternyata *tandain dulu*

    ReplyDelete
  72. Kebayang gimana panasnya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku meleleh karena panas nya ngak santai

      Delete
  73. Kan mantan mu ga ada yg diajak/ngajak kencan dgn sepeda onthel toh?
    Memang beda yang biasa travelling dengan emak2 berkunjung ke suatu tempat. Saya udah beberapa kali ke Solo, tapi baru dengar dawet nya yg ngehits itu, belum pernah nyicipin *makanya jadi orang gaul,Mak*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi emak2 kan ngehitsss, jd kapan lagi ke solo ala anak muda gaul ??? Haha

      Delete
  74. Wah, mantep nih jalan-jalan ke Solonya. Ane juga kapan-kapan pengen maen kesana. Doanya ya mas Toro, mudah-mudahan ada yang mau didatangi pelatihan hipnoterapi di Solo (*ngarep)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amien ... Semoga ada rejeki buat ke solo

      Delete
  75. Solo yah Mas... Gue banget tuh! Banyak kenangan yang tersimpan di kota itu.. (jadi pengen reunian nih..)

    Suasananya itu lho yang bikin ngangenin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenangan ama mantan atau ama pasangan orang ??? Hua hua

      Delete
  76. cobain soto rumputnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weh apaan lagi ini ??? Kok gw baru denger

      Delete
  77. Aku pernah sekali ke solo, Bang Cum. Udah lumayan lama sih. Masyarakat di sana ramah-ramah. Dan yang paling penting, murah-murah kulinernya. Ha ha.

    ReplyDelete
  78. aku setuju ama yg solo iu kebanyakan wisata budaya dan sejarah, dan aku jg bosan mas kalo wisata begitu ;p.. makanya, tiap kali mudik ke solo, ya aku lbh seneng wisata kuliner.. kalo itu baru banyak banget... :D

    sementara wisata budaya, aku cepet bosen kalo itu.. bisa2 ngantuk ntr ;p.. trs sejarah, tergantung, sejarahnya apa... kalo sejarahnya kayak pembantaian regime khmer merah, aku semangat banget tuh... itu baru seru utk dikulik lagi... tapi kalo sejarah tentang keraton, raja2 dan pemimpin jaman dulu... duuuh, maaf deh :D.. mnding cari wisata extreme yg lain ;p

    tapi nih naik sepeda onthel seru jg kali yaa ;p. hihihihi, aku blm pernah .. ga tau deh, masih bisa ga ya naik sepeda.. perasaan trakhir kali naik pas smu ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa ternyata kita hampir sama ngak suka sejarah yg gimana gituuu #MaafkanYess
      Ayo kamu pasti bisa naik sepeda kak

      Delete
  79. Namanya juga triwindu yak...berarti udah lama banget itu pasar ... ��.
    Btw, asyik juga keliling Solo sambil ngelilingi tempat heritage. Tapi kalau naik sepeda mah ogah ah. Sumpeh, kagak bisa naik sepeda di jalan gede. Bisanya di lapangan kosong doang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waksss serius ngka bisa naik sepeda ???? kamu kemana aja selama ini ??? hahaha

      Delete
  80. sebagai orang kelahiran solo, gw acungkan jempol. karena gw aja blom banyak jalan2 ke solo. apalagi kenal jajanan bu dermi dan bu widji... :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wekssss solo mu di ragukan kalo gitu hahaha

      Delete
  81. Wuaaw ada mbak pungky juga ya mas :D

    Ehehehe gakpapa sekali kali gak mantai, itung itung bikin kulit kembali putihan dikit gitu?
    Eh gak jadi.. gak jadi putih.. itu kan keliling naik sepeda panas juga yah hahaa

    Btw.. aku juga kurang suka kalau eksplore sejarah wkwkw. *TOS!*
    Tapi kalau di ajakin begini sih MAU MAU AJAAAA HAHAHHA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naik sepeda ini panas banget lho, kulitku ampe meleleh hahaha

      Delete
  82. sama bgt om itinnya sama aku taun kemaren ke solo tapi aku ada tambahan naik bus double deckernya. keren solo punya bus tingkat dua :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh solo punya bus kayak di bandung itu ??? kok kita ngak diajakin yaa kmrn, hmmmm mesti balik lagi dech

      Delete
  83. jadi pengen kelilingan gitu sambil naik sepeda, apalagi rame-rame, meski capek tapi tetep seneng ya mas.. #lirik sepeda di rumah yg teronggok, emak males

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha ... kalo sepeda di rumah mmg beda rasa yesss

      Delete
  84. Gue juga udah ke Keraton dan Pasar Triwindu dong. :D

    Tapi belum sepedaan dan ke masjid itu! Argghh. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah lho kan mesjid ini deket pasar klewer dan keraton. Trua kamu ngapain aja ??? Hahaha

      Delete
  85. Kece juga piknik pakai sepedahan. Ada nilai tambahnya, makin sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi aku lelah ngenjot mulu :(

      Delete
  86. Cobain dunk mas cumi ganteng sepedaan kek gitu sama pake topi itu disini :) pasti jadi cetar ;) dilirik sama mbak2 disini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha besok kalo mudik belanja capil yaa buat di denmark :-)

      Delete
  87. Dawet selasihnya enak tuh, aku ga dibungkus ini kak Cumi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woles ntar aku kirim pake telepati yaaa :-)

      Delete
  88. Wah surga banget kayanya pasar Triwindu.. Pengen beli piring lucu *maklum emak-emak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya di triwindu lucu2 barang nya

      Delete
  89. waah seru nih .. aku suka sejarah hehehe, sepertinya bisa jadi acuan nih kalo ke Solo!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi kapan mau main ke solo ??

      Delete
  90. Solo ini memang hommy banget dan historical tentunya.
    Ketika mengunjungi Solo pertama kali memang nyaman dengan khas kebudayaan tapi gak pernah naik sepeda ontel karena gak bisa naik sepeda ontel juga.hikshiks
    btw,yok naik sepeda ontel keliling Medan bang.hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo keliling medan mah naik bentor hehehe

      Delete
  91. Suka banget sepedahan onthel gitu apalagi di Solo. Tapi nggak shanggup klo 4 jam ����
    Asyiknya yaa keliling terus kak cum^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya naik sepeda mah lelah dan kulit terbakar hehehe :-(

      Delete
  92. pengen banget deh main ke pasar triwindu

    ReplyDelete
  93. Sungguh terlalu waktu dulu ke Solo cuma mampir bentar ndak sempat ke tempat-tempat yang Kak Kaesang tulis.. aku mupeng sekali ke pasar triwindunya :3

    ReplyDelete
  94. Empat jam sepedahaan, betis langsung kebentuk ya kak cumi *zoom in zoom out foto kaki kak cum*

    ReplyDelete
  95. Asyik ya jalan-jalannya sekaligus olah raga, ngonthel. Aku nggak sanggup ah...*sadardiri.

    ReplyDelete
  96. Dari semua pose cuma satu pose yang bener-bener tulus tertawa yaitu saat ngambil makanan.... Yah setidaknya capek ngontelnya terganti dengan makanan yang bergizi, bikin kenyang dan bikin ganyang.. eh..

    ReplyDelete
  97. Asiknya jalan2 solo... Sebenarnya dekat sih dari rumah, cuma jarang banget keliling2 di spot2 wisatanya :D

    ReplyDelete
  98. coba jadiin oleh-oleh bawa ke Jakarta cum .. bisa ngonthel ke kafe :D :D

    ReplyDelete

NB : Komen diatas 200 akan ke gulung secara otomatis tapi tetap tersimpan, untuk membacanya silahkan klik "LOAD MORE" sampai prosesnya selesai maka akan terlihat semua komen.

- Silahkan Tinggalkan Komen Yang Merangsang. Siapa Tau Kita Berjodoh, Nanti Aku Juga Kunjungi Kamu, Iyaaa Kamuuuuu

- Mau Ngobrol2 Seputar Dunia Nyata & Khayalan atau Kerjasama ??? Bisa Email ke toro2305@gmail.com


Jangan lupa follow IG & Twitter : @CumilebayCom

Best Regards
@CumilebayCom
toro2305@gmail.com