{Terios 7 Wonders} Ulin RAKSASA di Sangkima

Memeluk Ulin Raksasa Butuh 8 Orang Manusia
Terios 7 Wonders - Anjritttttt pusing lah awak nich, perjalanan Samarinda - Sangatta penuh kelokan tanjakan turunan dratissss penuh drama tapi tetep hajar babat habis sama Daihatsu Terios tanpa ampun #AkuYangLelah #SahabatPetualang #LelahTapiSenang, jarak 180 km an di tempuh 3 jam perjalanan melewati berbagai type jalanan yg rusak dan lagi proses perbaikan #AkohPerbaikinHati. Etape 6 kali ini menuju Sangkima di Taman Nasional Kutai Kalimantan Timur, kita bakal menenggok Pohon ULIN yg Buesar BUANGET & Umur nya sudah seribu tahun #TetepHidup&Sehat.
Terios 7 Wonders Meninggakan Kota Samarinda Menuju Sangatta di Taman Nasional Kutai
Hutan hujan dataran rendah di Sangkima ini di huni oleh jenis2 ulin (Eusideroxylon zwageri), Meranti (Shorea spp) dan kapur (Dryobalanops sp), sedangkan untuk satwanya di huni oleh Orang Utan, Bekantan, Buaya Muara, Raja Udang dan berbagai jenis burung.
Pada dasarnya hutan memiliki banyak fungsi bagi kelangsungan hidup flora dan fauna di dalam nya dan juga sebagai paru2 hidup daerah sekitar #SokBijak. Pada tahun 1995 dengan 198.629 Ha kawasan Suaka Margasatwa Kutai di deklarasikan sebagai Taman Nasional. Dimana TN. Kutai ini memiliki fungsi sebagai perlindungan sistem tata air, melindungi pantai dari ancaman abrasi dan gelombang pasang, bank bibit atau sumber benih, rekreasi & pendidikan serta penyedia udara bersih.
Berjalan Sejauh 600 m Untuk Ketemu Ulin Kesayangan Akoh #Peyuk
Awas Merunduk Ada Pohon Tumbang
Dari semua fungsi diatas yg paling dahsyat dari TN. Kutai ini adalah ada nya pohon ulin raksasa dengan tinggi menjulang bebas 45 m, diameter 255 cm #GedeBuanget. Dan merupakan pohon tertinggi & terbesar di Indonesia #Dahsyat, kalo di ukur dengan lingkar lengan manusia sejumlah 8 orang #SudahKitaCoba. Kayu ulin ini khas kalimantan banget, biasanya di jadikan tiang2 pondasi rumah khas kalimantan yg terkenal bergambut & berawa dan kayu ini akan makin kuat kokoh kalo terus menerus terendam air.
Melewati Jembatan Gantung - Antri & Satu Persatu Kalo Mau Selamat
Ulin adalah kayu nomor satu yang paling diburu penjarah Taman Nasional Kutai. Karna kuat tahan lama #MinumViagra tahan air dan bentuknya yang lurus adalah syarat sempurna kayu, yang dapat dipenuhi ulin. Beruntunglah pohon ini selamat dari penjarah ketika ditemukan pertama kali tahun 1993 oleh Sarjo, tenaga pengamanan hutan Taman Nasional Kutai yang sedang mendampingi peneliti asing. Inilah awal dibukanya Wisata Alam Sangkima, seluas 300-an hektar atau 0,1 persen dari luas Taman Nasional Kutai.
Ini Ulin Raksasa 
Cumilebay Terasa Kecil Dihadapan Ulin 
Tinggi Menjulang & Lurus #CintakuTakBercabang
Untuk sampai ke kayu ulin raksasa ini mesti jalan kaki sejauh 600 meter melewati jalan papan kayu yg sudah disediakan trus melintas jembatan gantung #Deg2anDigantungCintaku. Disepanjang jalan ada beberapa shelter untuk istirahat, tapi kebanyakan sech buat mojok pacaran hehehehe, rumah pohon, lintasan kayu dan pemandian 7 puteri #OmagaPutriCing.
Team Terios 7 Wonders hanya merapat sebentar menyaksikan kayu ulin raksasa ini, kita masih harus terus lanjut menuju kota sangatta dan beristirahat karna kami lelah jiwa raga tapi Terios masih kuat menyala #IklanBanget dan juga perjalanan masih jauh panjangggg #KabutBerasap #SusahNafas. Kita akan lanjut menempuh 360 km an lagi menuju berau (perjalanan makin berat di dalam hutan tropis kalimantan) dan lanjut menyebrang dengan speed boat menuju Pulau Maratua di Kepulauan Derawan. 
Team Terios 7 Wonders Meninggalkan Jejak Kenangan di Sangkima