Ada Kulit Jeruk di Lemo

Lemo Toraja - Lemo memiliki arti sebagai kulit jeruk yg berkerut menurut bahasa setempat. Kenapa kuburan dinding ini disebut LEMO ???? Karna berada pada dinding tebing yang berkerut seperti Kulit Jeruk. Andaikan saja yaa dinding kuburan itu mengeluarkan jeruk beneran pasti serem hahahaha.
Lubang Di dinding Tebing, Tidak Ada Nisan 
Tidak semua kuburan atau makam akan berbatu nisan, karna di toraja yg kita lihat hampir semua makam di taruh di lubang batu, di atas dinding tebing atau hanya di masukin peti mati dan di biarkan saja, salah satu nya yaaa LEMO ini.

Lemo berada di Desa Lemo, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan Indonesia, sekitar 11 km dari ibu kota tana toraja yaitu Rantepao atau sekitar 8km sebelah utara kota Makale.
Makam Yang Baru, Tidak Ditaruh Di Tebing Tapi Dibikinkan Rumah
Dari Abad 16, Awalnya Hanya Kepala Suku Yang Dimakamkan Disini
Ada sekitar 75 buah lubang batu kuno atau makam. Dan juga terdapat patung2 mereka yg sudah meninggal di luar dinding batu nya yg bisa kita lihat. Oh yaa patung2 yg terbuat dari kayu yg menyerupai orang yg sudah meninggal disebut TAU-TAU. Untuk bisa dibuatkan Tau-Tau ini harus melalui upacara adat antara lain memotong 24 kerbau.
It's About The Journey, Not The Destination
Tau-Tau memiliki keunikan dan filosofi yg sangat mendalam yaitu tangan kanan menghadap ke atas sedangkan tangan kiri menghadap ke bawah. Yang memiliki arti meminta dan memberkati, posisi tangan ini mencerminkan posisi antara yang hidup dan yang mati.
Yang telah meninggal membutuhkan bantuan keturunanya yg masih hidup untuk mencapai Puya (Nirwana) melalui upacara adat, sedangkan yg hidup mengharapkan berkah dari yg mati untuk tetap menyertai kehidupan anak cucu.
Contoh Tau- Tau
Di depan komplek Lemo juga terdapat Tongkonan Kuno serta makam2 yg hanya di buatkan semacam rumah dan tidak dimasukan ke lubang batu. Lemo berada di persawahan yg menghijau jadi terasa tenang dan damai meskipun panas nya juga menyengat.
Tongkonan
Lemo sudah ada sejak ratusan abad yang lalu atau tepat nya sekitar abad ke 16 sudah ada makam2 di lubang dinding tersebut. Sebagai tempat makam2 kepala suku toraja.
Ini persinggahan kami yg pertama begitu memasuki Tana Toraja setelah melakukan perjalanan 6 jam dari Bandara Hasanudin Makassar menuju Tana Toraja. Thanks atas sebuah persahabatan dan mengartikan “Its About The Journey, Not The Destination” secara menyentuh. Love u all รจ Iyus, Delisa, Jopit, Asnie, Nuniek, Yanni, Sheilla.
Workshop Tau-Tau Disekitar Makam Lemo 
Welcome To Tana Toraja

2 comments:

  1. Replies
    1. Makasih mas susri, aku mmg selalu keren + mantab :)

      Delete

- Silahkan Tinggalkan Komen Yang Merangsang. Siapa Tau Kita Berjodoh, Nanti Aku Juga Kunjungi Kamu, Iyaaa Kamuuuuu

- Mau Ngobrol2 Seputar Dunia Nyata & Khayalan atau Kerjasama ??? Bisa Email ke toro2305@gmail.com


Jangan lupa follow IG & Twitter : @CumilebayCom

Best Regards
@CumilebayCom
toro2305@gmail.com