Ada Jembatan Akar di Baduy

Salah Satu Sudut Kampung Baduy
Banyak cerita ttg asal usul orang baduy, tapi menurut sumber asli orang baduy dalam bahwa orang baduy  bukanlah pelarian dari Pajajaran dan bukan keturunan dari Prabu Siliwangi (cerita ini yg banyak beredar). Tapi orang Baduy adalah keturunan dari Nabi Adam.
Selamat Datang Di Baduy
Oleh karena itu orang2 baduy sangat patuh terhadap adat istiadat  sebagai bentuk pengabdiannya kepada Sang Pencipta yang telah memberi hidup, kebahagiaan, kesejahteraan serta rizki di muka bumi ini. 
Perkampungan baduy ini terletak 175 dari jakarta, dan sekitar 37 km dari kota Rangkas bitung. Perjalanan kami diawali dari stasiun tanah abang mengunakan kereta patas rangkas jaya jam 07.50, sampai rangka bitung sekitar jam 09.30. Rombongan kami langsung di jemput ELF untuk di tranfer ke desa ciboleger. Desa ini adalah desa terakhir menuju perkampungan baduy.
Perkampungan yg sunyi
Sekitar jam 13.00 perjalanan menikmati baduy kami mulai. Tujuan pertama yaitu menuju jembatan akar, jarak nya sekitar 8 km dari desa ciboleger. Kami ber 16 mengunakan jasa ojek tapi karna jalanan rusak serta becek banyak lubang terpaksa 3 km terakhir kita lalui dengan berjalan kaki melewati 2 desa baduy luar. Yaitu desa grendeng serta desa batara.
Jembatan Akar
Di desa Batara ini lah jembatan akar berdiri dengan elok nya. Jembatan ini berawal dari hanya pohon bambu diatas kali sebagai lalu lintas warga mengunjungi ladang dan perkampungan mereka. Tetapi seiring berjalanan nya waktu maka bambu2 ini di jalarin akar2 pohon yg rimbun. Menurut cerita proses nya penjalaran akar ini sekitar 50-70 tahun.
Jembatan Akar
Hijau nya Baduy
Banyak banget wisatawan yg kurang tau ttg jembatan akar ini di karenakan jembatan ini tidak termasuk lintasan menuju baduy dalam. Kebanyakan mereka terfokus untuk masuk ke baduy dalam yaitu desa cikesik dan berputar searah jarum jam kembali ke desa ciboleger.

Tepat pukul 17.00 kita sudah kembali di desa ciboleger. Kami langsung siap2 menuju desa Gajebo (perbatasan antara baduy luar dan baduy dalam). Keberuntungan terjadi, saat kita minta ijin kepada jaro (kepala adat) untuk masuk desa baduy ternyata ada pak mursyid (anak kepala adat baduy dalam, yg sangat terkenal ketampanan nya. Menurut banyak orang mirip Tora Sudiro). Akhir nya kami foto2 bareng dengan pak mursyid beserta rombongan mereka.

Rombongan Pak Mursyid
Dan sungguh mengejutkan bahwa rombongan pak mursyid mau mengantarkan kita sampai desa gajebo. Alhamdulillah perjalanan kali ini kami ditemani orang baduy dalam asli. Selama perjalanan banyak cerita2 dari mereka ttg suku baduy.
Perjalanan ke desa gajebo memakan waktu 1 jam di karenakan gerimis sehingga jalanan agak licin, perjalanan menaiki bukit serta turun bukit ini melewati setidak nya 3 desa baduy luar yaitu desa kadu keteg, desa balingbing, desa marenggo dengan jarak sekitar 4 km dari desa ciboleger. Suasana desa2 itu sunyi sekali di karenakan perjalanan kita sudah senja dan disertai gerimis.
Mata Pencaharian Wanita Baduy yaitu Menenun
Malam ini kami menginap di rumah warga di desa gajebo, suasana sunyi sepi tanpa penerangan. Untuk ke toilet aja mesti berjalan lumayan sekitar 100 meter mengunakan senter di kegelapan serta suara2 pohon yg tertiup angin.
Jembatan Bambu
Jembatan Gantung Bambu
Sengaja kami hanya sampai desa gajebo, karna disini terdapat jembatan gantung yg menjadi salah satu daya tarik dari baduy. Dan juga karna kami juga tak sanggup kalo di suruh jalan kaki 6 km menuju desa cikesik (baduy dalam). Serta dikarenakan di desa baduy dalam itu kami ngak bisa foto2 narsis. So kami pilih lokasi yg mmg hanya bisa buat mengambil foto. 
Semalam di baduy membuat kami banyak bersyukur bahwa kami hidup bisa di bilang nyaman. Ada penerangan, Hp, Mall, Restoran dll. Inti nya semakin bersyukur dengan hidup kita tanpa boleh banyak mengeluh karna banyak yg hidup nya jauh lebih sederhana apa ada nya tapi mereka bahagia dengan kehidupan itu.
Perjalanan yg melelahkan
Setelah semalam menginap, sekitar jam 08.00 kita tinggalkan desa gajebo untuk kembali ke desa ciboleger dan meneruskan ke jakarta. Banyak sekali pelajaran yg kita ambil dari alam, budaya dll. Semoga Baduy terus mempertahankan adat dan istiadat nya.
Lumbung Padi
Thanks banget buat Pak Agus Bule yang telah membantu kita selama di baduy. 
Special thanks buat temen2 cumi kelayapan ==> Indonesia akan warisan kaya budaya nya,  Jopit, Iyus, Tikka, Shese, Randy, Tarsis, Asnie, Moko, Uni, Nuniek, Marlisa, Yanni, Sheilla, Cicie, Dana.
Kita Pulang

22 comments:

  1. Anonymous14:08:00

    ingin sekali kesini

    ReplyDelete
  2. Wah asyik perjalanannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. asyik jalan kaki tp gempor dan seru banget hehehe.

      Delete
  3. Anonymous02:27:00

    sukaaaaa....mau deh ke sini....

    ReplyDelete
  4. Hi... waktu berkunjung ke Baduy, siapa yg arrange untuk segalanya? mobil penjemput, ojek, local guide dan penginapan...
    boleh minta contact personnya...
    thanks,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang arrange kita sendiri di bantu warga lokal.
      Untuk cp nya langsung personal ke email aja. Baca di contact cumilebay ;-)

      Delete
  5. Pokona mah lembur ngaing mah endah tur mareunah!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh .. apakah artinya ??? Maafken daku tak mengerti bahasa sunda ;-)

      Delete
  6. kang kalau ada yg mau berkunjung ke baduy koling saya di no 081281660087 nanti saya bantu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk .. yang mau ke baduy bisa hub pak agus bule

      Delete
  7. Jumat besok aku mau ke Baduy, Mz Cumiii.. seru banget nih kayanya baca dari postingan mu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat ke baduy yaaa, jangan lupa berbagi dengan masyarakat sekitar :-)

      Delete
  8. Om, sereman mana jembatan akar sama jembatan gantung biasa?
    trus trus, itu org baduy dalamnya gpp gitu di foto? katanya ga boleh? *aku belum pernah ke Baduy sih* hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngak ada yg serem kok, semua nya seru dan menyenangkan. Kalo baduuy dalam mmg ngak boleh foto2 jadi ini foto waktu masih di baduy luar nya aja tapi dah seru banget

      Delete
  9. Cobain ke desa cibeo den sekitaar 9km lg Dari gajebo
    Lebih seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah perna dan males lagi kesana terlalu capek hahaha

      Delete
  10. Anonymous23:41:00

    ditemenin sama suku baduy dalam dan bisa berfoto ? bukannya suku baduy dalam itu dilarang untuk berfoto ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo lokasi nya di baduy dalam mmg ngak boleh foto, tapi kalo orang nya berada di luar lokasi boleh kok foto2 manja gitu

      Delete

- Silahkan Tinggalkan Komen Yang Merangsang. Siapa Tau Kita Berjodoh, Nanti Aku Juga Kunjungi Kamu, Iyaaa Kamuuuuu

- Mau Ngobrol2 Seputar Dunia Nyata & Khayalan atau Kerjasama ??? Bisa Email ke toro2305@gmail.com


Jangan lupa follow IG & Twitter : @CumilebayCom

Best Regards
@CumilebayCom
toro2305@gmail.com